Senin, 24 Februari 2020

Santapan Wajib Saat Sahur dan Buka Puasa, untuk Penurun Kadar Kolesterol

- 19 Mei 2019, 09:08 WIB
Stroberi, salah satu buah yang bisa menurunkan kadar kolesterol/CANVA

GORENGAN, takjil manis bersantan, hingga makanan pedas, memang menggoda sebagai santapan saat berbuka puasa. Setelah seharian menahan lapar, sajian tersebut di meja tidak terhindarkan, bukan? Namun, banyaknya lemak jenuh dikonsumsi, juga bisa dengan mudah menyumbat laju darah.

Apakah Anda sudah merasakan gejala atau ciri-ciri punya kadar kolesterol tinggi? Seperti pegal-pegal, kesemutan, sakit kepala, mudah mengantuk, mudah merasa lelah, susah berkonsentrasi, nyeri sendi, sampai jantung berdebar-debar.

Ketika dicek, rupanya kadar kolesterol Anda pun melebihi batas normal, maka inilah saatnya untuk memperbaiki pola makan.

Berikut ini PR rangkum sejumlah makanan yang bisa disantap saat sahur dan berbuka, dengan khasiat menurunkan kadar kolesterol

1. Jambu biji

Memakan jambu biji tidak hanya dapat menyegarkan tenggorokan kita. Buah yang memiliki tiga variasi warna daging buah yaitu putih, kuning, dan merah ini me­nyimpan banyak kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh kita.

Buah berbentuk bulat ini banyak mengandung vitamin C. Vitamin ini sa­ngat diperlukan guna meningkatkan daya tahan tubuh, membantu pembentukan sel-sel tubuh, menghnidarkan kita dari penyakit sariawan, dan juga memiliki peranan yang sangat penting dalam memelihara kesehatan gigi dan gusi.

Jambu biji  sangat baik untuk menjaga kesehatan mata dan kulit karena buah ini pun menyimpan banyak  vitamin A dan E.

Selain itu, buah ini pun memiliki kandungan serat yang da­pat berfungsi sebagai penurun kadar kolesterol dalam darah dan memudahkan proses penyerapan gizi. Melancarkan sistem pencernaan yang dapat menghindarkan kita dari gangguan susah buah air besar. 

Jambu biji juga menyimpan air yang berguna mengatur suhu tubuh dan melancarkan sistem metabolisme tubuh. Buah ini mengandung protein yang diperlukan sebagai sumber energi, menghancurkan zat-zat asing yang berbahaya dalam tubuh karena protein dapat berperan sebagai antibodi, dan pembentukan otot yang sangat baik untuk tubuh kita dalam masa pertumbuhan ini.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X