Rabu, 26 Februari 2020

Persiapkan Pernikahan Lewat Smartphone

- 3 Mei 2019, 15:36 WIB
LEWAT Canika, calon pengantin tak perlu repot mendatangi vendor pernikahan satu per satu. Mereka bisa merancang pernikahannya dari genggaman tangannya.*/ ISTIMEWA

PERSIAPAN pernikahan sering membuat calon pengantin pusing tujuh keliling. Tak jarang calon pengantin dilanda kegalauan dari soal menentukan konsep pesta sampai menemukan vendor yang tepat untuk mewujudkan pernikahan impian.

Calon pengantin biasanya harus dari jauh-jauh hari meluangkan waktu untuk mencari tahu dan membanding-bandingkan sebelum akhirnya memilih vendor pernikahan yang sesuai. Kini calon pengantin bisa memilih vendor tanpa perlu datang langsung. Semua bisa dilakukan lewat aplikasi Canika.

Canika dibuat oleh Aninda Annisa, Rajna Habibah, dan Karina Alifa. Ketiganya merupakan mahasiswa Manajemen, School of Business and Management ITB angkatan 2017. Lewat Canika, calon pengantin tak perlu repot mendatangi vendor pernikahan satu per satu. Mereka bisa merancang pernikahannya dari genggaman tangannya.

"Canika ini marketplace untuk vendor pernikahan. Customer tinggal mencarinya di sini," kata CEO Canika, Aninda Annisa saat dihubungi Pikiran Rakyat, Jumat 3 Mei 2019.

Canika berasal dari kata dalam Bahasa Sunda, can nikah yang artinya belum menikah. Mereka tak ingin aplikasi buatannya menggunakan istilah asing agar tak salah sebut. "Kami kan semuanya dari Sunda, dua dari Bandung, kalau saya dari Tasikmalaya. Waktu menggabung-gabungkan kata, akhirnya ketemu Canika," katanya.

Proyek ini dimulai tahun lalu untuk memenuhi tugas mata kuliah Leadership and Management Practice (LMP). Lalu dilanjutkan ke mata kuliah Integrated Business Experience (IBE). Dalam mata kuliah ini pula, Canika melebarkan sayapnya dengan merekrut tujuh orang untuk bertugas di bagian finansial, pemasaran, dan operasional.

Proyek ini ternyata mendapat penilaian yang baik sehingga mendapat penghargaan di SBM ITB. Penghargaan itu berhasil memberi dua kali suntikan dana untuk mengembangkan Canika. 

Pada Februari 2019 lalu, mereka berhasil tergabung dalam Young Entrepreneur Summit UI Studentpreneur 2019. Terakhir, mereka mendapatkan pendanaan dan pembimbingan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dalam program Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi dari Perguruan Tinggi (CPPBT-PT) senilai Rp 200 juta.

Canika menyediakan sembilan kategori kebutuhan pernikahan, mulai lokasi pernikahan, gaun pengantin, mobil pengantin, makeup artist, katering, dekorasi, undangan, fotografer dan videografer, dan floris. Saat ini sudah ada sekitar 100 vendor pernikahan di Bandung yang sudah masuk di aplikasi Canika. Vendor bisa bergabung di aplikasi ini secara gratis. Pengguna aplikasi ini juga bisa mengunduhnya secara gratis di Google Play.

Halaman:

Editor: ella yuniaperdani

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X