Sabtu, 14 Desember 2019

Empat Fakta Soal Sosis yang Belum Banyak Diketahui

- 11 Maret 2019, 16:45 WIB
ILUSTRASI.*/CANVA

SOSIS, sebagai bahan makanan yang mudah ditemukan dan bisa disimpan, memiliki ragam olahan.

Terbuat dari daging cincang, gajih, tepung, dan rempah-rempah, juga dijadikan isian atau topping sajian. Seperti taburan pizza atau isian roti. Bukan hanya sapi, sosis juga terbuat dari daging ayam atau babi.

Dewasa ini, banyak jajanan juga menjadikan sosis bahan utamanya. Tak jarang, tanpa campuran apapun, sosis hanya disantap setelah dibakar lalu diberi saus dan mayones. Sosis juga kadang dilumuri tepung atau sekadar diasap untuk dinikmati.

Santapan apa yang sering Anda buat dengan sosis? Ibu-ibu di Indonesia tentu pernah memasak sup atau nasi goreng dengan irisan sosis untuk keluarga, bukan?

Si lonjong berasa tajam ini memiliki sejumlah fakta, lho. Sebelum memasak sosis, Winardi, seorang pengusaha sosis homemade dari Bandung, berbagi tips bagaimana sebaiknya memperhatikan beberapa hal supaya rasa sosis tidak mengecewakan ketika dikonsumsi.
 

Winardi bertutur, kita bisa memilih sosis dengan lebih banyak atau sedikit daging yang terkandung di dalamnya. Saat meliriknya di mesin pendingin supermarket, lihat saja warna sosisnya.

“Sosis dengan tepung yang kebanyakan cenderung lebih putih warnanya,” kata dia, kepada PR, belum lama ini.  Sementara, sosis dengan warna pekat tidak terlalu banyak kandungan tepungnya.
 

Tentunya sosis dengan tekstur yang lebih renyah dan alot, merupakan sosis berbahan baku daging lebih banyak.
 

Seperti dibungkus plastik amat tipis, sosis tidak perlu dikuliti sebelum memasaknya. “Kulitnya itu dibuat dari bahan alami. Jangan dibuang bungkusnya,” kata Winardi.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X