Rabu, 11 Desember 2019

Pameran Foto Tafsir: Merekam Interaksi di Pasar Cihapit

- 5 Maret 2019, 12:00 WIB
Lewat medium fotografi, enam fotografer menggelar pameran bersama dengan tema besar Pasar Cihapit. Berlangsung di Los Tjihapit, Pasar Cihapit, Jalan Cihapit Kota Bandung, pameran berjudul Tafsir ini diadakan 22 Februari-22 Maret 2019.*/WINDY EKA PRAMUDYA/PR

SEBAGAI ruang publik, pasar menciptakan beragam aktivitas. Tak hanya urusan transaksi jual beli, tapi juga interaksi antarmanusia di dalamnya. 

Seperti yang hadir di Pasar Cihapit, Jalan Cihapit Kota Bandung. Salah satu pasar tua di Kota Bandung ini menyimpan banyak cerita, termasuk orang-orang di dalamnya.

Lewat medium fotografi, enam fotografer menggelar pameran bersama dengan tema besar Pasar Cihapit. Berlangsung di Los Tjihapit, Pasar Cihapit, Jalan Cihapit Kota Bandung, pameran berjudul Tafsir ini diadakan 22 Februari-22 Maret 2019. 

Pameran Foto Tafsir menampilkan karya Bayu Wijanarko dari Kopi Los Tjihapit. Selain itu, ada pula foto karya Adam Rizki, Armand Muttaqin, Aldi Riyadi Ramadhan, Siti Salsabila Ghina dan Panji Prabowo dari progam Sakola Rebo (Sare). 

Program Sare diadakan selama tiga bulan dengan mentor Tata Kartasudjana dan Fitra Sujawoto. Pameran Bayu dan progam Sare digabungkan karena terikat isu yang sama, yakni Pasar Cihapit. 

Pada kata pengantar, Sandi Jaya Saputra mengungkapkan, para peserta pameran memang bukan yang pertama memotret Pasar Cihapit. Akan tetapi, Bayu menafsir Pasar Cihapit dari cara pandangnya yang sehari-hari berada di Pasar Cihapit. 

Sementara itu, siswa program Sare menghasilkan karya dari proses mentoring setiap minggunya. Ini adalah cara memahami persoalan dengan komprehensif.

"Mereka bukan hanya memburu foto, lalu diklaim sebagai foto human interest yang jauh dari konteksnya. Biasanya, akhirnya menjadi foto yang eksploitatif terhadap kemanusiaan," kata Sandi.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X