Minggu, 23 Februari 2020

Sinopsis Dilan 1991, Manis dan Pahitnya Kisah Dilan dan Milea 

- 24 Februari 2019, 21:08 WIB
Dilan 1991/MAX PICTURES

Menurut Titien, novel Dilan 1991 yang ditulis Pidi Baiq strukturnya sudah sangat filmis. Alhasil dia tidak sulit untuk mengadaptasinya.

Pemeran Milea, Vanesha mengatakan, Dilan 1991 memberi dia tantangan berbeda. Pasalnya, sebagai Milea di Dilan 1991, Vanesha harus cepat berganti emosi. Di awal film Milea terlihat bahagia, sedangkah di separuh akhir film, dia harus banyak menangis.

"Untuk menghadirkan emosi terutama adegan sedih, aku enggak mengingat kejadian sedih di hidup aku. Namun, aku pakai teknik bagaimana caranya masuk menjadi Milea. Aku harus merasakan apa itu yang Milea rasakan saat itu," ungkap Vanesha.

Jika dibandingkan dengan Dilan 1990, Dilan 1991 terlihat dikemas lebih matang. Baik dari segi cerita, gambar, dan akting para pemerannya, Dilan 1991 menawarkan sesuatu yang membuat penonton penasaran.  Ensambel pemainnya juga terlihat makin solid. Hadirnya sejumlah pemain baru seperti Ence Bagus dan Bucek memberi bumbu komedi yang pas untuk keseluruhan cerita. 

Bagi penonton yang belum membaca novelnya, Dilan 1991 akan meninggalkan kesan yang cukup menghibur. Sementara, pembaca novelnya akan puas karena Pidi mempertahankan cerita dari novel tanpa menambah atau mengurangi. 

Siap untuk kembali larut dalam kisah Dilan dan Milea?***

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X