10 Years Challenge Diduga Sebagai Konspirasi yang Bisa Membahayakan Data Pribadi Anda

- 16 Januari 2019, 20:38 WIB
10 Years Challenge.*/WIRED

JAKARTA, (PR).- Praktisi teknologi dari Amerika Serikat, Kate O'Neill berpendapat bahwa tantangan yang sedang populer di media sosial yaitu 10 Years Challenge bisa saja bertujuan melatih algoritma mesin yang berhubungan dengan teknologi pengenal wajah.

"Saya tidak bermaksud mengklaim ini berbahaya. Saya tahu, skenario tentang pengenal wajah ini masuk akal dan menjadi indikasi bahwa tren ini harus diperhatikan. Perlu diperhatikan kedalaman dan keluasan data pribadi yang kita bagikan tanpa syarat," ujar O'Neill di situs Wired, Rabu 16 Januari 2019.

10 Years Challenge meminta warganet mengunggah dua foto yang berjarak 10 tahun.

Argumen O'Neill adalah, untuk melatih algoritma mengenai pengenal wajah, mesin (kecerdasan buatan) butuh banyak data mengenai karekteristik wajah seiring pertambahan usia.

Mesin bisa saja membaca foto profil yang diunggah ke Facebook, misalnya. Namun, cara seperti itu kurang efektif. Pengguna bisa tidak menggunakan wajah mereka di foto profil atau mereka memasang foto yang bukan berasal dari tahun tersebut.

Agar lebih mudah, foto diberi label foto dulu dan sekarang agar mesin dapat mempelajari perubahan yang terjadi pada wajah selama 10 tahun.

Cara mengumpulkan sampel penelitian pun dibuat lebih menarik dengan membuatnya sebagai tantangan yaitu 10 Years Challenge. Dalam tantangan, orang cenderung mematuhi aturan dengan benar-benar memberikan foto yang berjarak sepuluh tahun. Demikian dilaporkan Antara.

Data yang terkumpul dari10 Years Challenge akhirnya lebih spesifik, dan benar-benar berjarak 10 tahun. Algoritma pengenal wajah pun sudah terlatih dengan canggih, memanfaatkan tanda tagar yang digunakan dalam tantangan 10 Years Challenge. Mereka bisa memilah mana sampel yang akan digunakan oleh mesin.

Misalnya, jika ada foto kucing 10 tahun lalu dengan yang sekarang, mesin akan mengabaikannya.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X