Selasa, 18 Februari 2020

Lima Rekomendasi Kuliner Nikmat di Ciateul Kota Bandung

- 13 September 2018, 07:08 WIB

WALAUPUN kurang populer dalam pariwisata Kota Bandung, nama Ciateul turut disebut dalam sejarah. Jalan ini memang melekat dalam sejarah hidup Presiden Soekarno karena ia sempat tinggal di kawasan itu ketika menikah dengan Inggit ­Garnasih.

Sejak dulu sampai sekarang, jalan itu juga dikenal sebagai kawasan perdagangan, terutama jual-beli kendaraan bermotor. Namun, di beberapa titik, bermunculan restoran, kedai, warung makan yang produk masakannya diminati banyak orang dan menjadi favorit, terutama bagian jalan yang masih dua arah.

Bila ingin menelusurinya, kita bisa melaluinya dengan dua arah yang berbeda. Perburuan kuliner Ciateul bisa dimulai dari persimpangan Jalan Pungkur atau melalui persimpang­an Jalan Oto Iskandardinata. Namun, pusat keramaian kulinernya hanya pendek, di antara Jalan Pungkur dan Jalan Moh Toha.

Rumah makan dan kedai yang berkonsep modern di sana memang terbilang baru. Usianya masih sangat belia. Namun, ada juga sebagian kecil yang merupakan penjual lama dan olahan makanannya masih menjadi favorit sampai sekarang, seperti Lotek Ciateul.

Ada yang lama dan baru. Mari kita mencoba beberapa di antaranya yang tersaji di Jalan Ciateul. Cita rasa berbagai masakan yang khas Indonesia akan membuat kita semakin berselera untuk terus menjajal rasa di sana.

1. Lotek Ciateul 

SALAH satu makanan khas Tatar Sunda yang nikmat adalah lotek. Campuran aneka sayur ­dengan bumbu kacangnya yang khas dan kental membuat lotek menjadi makanan favorit. Salah satu lotek yang sudah sangat legendaris berusia puluhan tahun adalah Lotek Ciateul di Jalan Ibu Inggit Garanasih Nomor 92 Kota Bandung.

Selain bisa menyantap lotek, kita pun bisa menikmati kesegaran dan dinginnya es lilin. Es lilin itu memang bukan produk Laniwati, tetapi bisa dinikmati sambil menunggu antrean pembeli lotek yang tersedia dalam aneka rasa seperti mangga, durian, sirsak, ketan hitam, kacang ijo, kacang merah, dan lainnya. 

2. Makaroni Ngehe 

TREN camilan pedas memang tidak ada habisnya. Mulai dari gurilem, lalu berpindah ke singkong, dan ke berbagai ma­kanan lainnya. Salah satunya yang sekarang sedang sangat populer adalah makaroni pedas yang khas dari Makaroni Ngehe, Jalan Ibu Inggit Garnasih Nomor 107C Kota Bandung.

Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X