Minggu, 31 Mei 2020

Waspadai 10 Tanda Kurang Makan Sayuran

- 4 April 2018, 04:21 WIB

DALAM masa pertumbuhan, sering kali para orang tua menyuruh anak-anaknya agar sering mengonsumsi sayuran dengan alasan sangat baik bagi tubuh. Sehinga saat masih berada di bawah asuhan orang tua, sayuran menjadi makanan sehari-hari yang sering Anda konsumsi.

Namun, ketika menginjak usia dewasa, Anda mulai meninggalkan sayuran dan banyak mengonsumsi junk food. Padahal makan banyak sayuran akan mengurangi risiko beberapa penyakit kronis seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan jenis kanker tertentu.

Serat makanan dari sayuran dapat membantu mengurangi kadar kolesterol darah dan meningkatkan asam folat dalam darah.

Pedoman Diet dari USDA mengklaim bahwa, Anda harus mengkonsumsi antara 5 sampai 13 porsi buah dan sayuran per hari. Ini setara dengan sekitar 2 ½ hingga 6 ½ cangkir setiap hari, tergantung pada jumlah kalori yang perlu Anda makan untuk mempertahankan berat badan Anda.

Seperti dilansir dari laman Blodsky, di bawah ini adalah sejumlah tanda yang bisa jadi menunjukkan kurangnya sayuran yang Anda konsumsi.
 

1. Mudah memar

Memakan lebih sedikit vitamin C dapat menyebabkan memar dengan mudah, gusi berdarah, lemas, lelah, ruam. Selain itu kurangnya asupan vitamin C ke dalam tubuh akan mempengaruhi tingkat penyembuhan luka.

Untuk menghindari hal tersebut, konsumsi makanan kaya vitamin C seperti paprika merah, cabe merah, kale, sayuran berdaun hijau tua, brokoli, kubis brussel, dan tomat.


 

2. Masalah jantung

Anda didiagnosis mengalami masalah jantung, padahal tidak ada dalam riwayat penyakit keluarga? bisa jadi ini adalah tanda bahwa Anda sangat kurang mengonsumsi sayuran.

Halaman:

Editor: Administrator


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X