Mengenal Gaya Penulisan "Realisme Magis" Gabriel Garcia Marquez

- 6 Maret 2018, 08:20 WIB

4. Wuthering Heights (1848) karya Emily Brontë
Saat novel ini pertama kali diterbitkan, beberapa pembaca terkejut dengan gaya bahasa dalam novel yang tidak realistis dan "historical". Namun, buku ini terdaftar menjadi salah satu novel sejarah Inggris yang penting. Novel ini menggunakan gaya Shakespeare dan menghindari teknik narasi abad ke-20.

5. Orlando (1928) karya Virginia Woolf
Novel ini dimulai di Istana Ratu Elizabeth dengan karakter utama seorang penyair aristokrat muda bernama Orlando. Suatu hari ia pergi ke Konstantinopel, saat dirinya sedang tertidur tiba-tiba Orlando terbangun saat usianya masih muda dan kembali ke Inggris. Sejak saat itu, dia bisa menjelajahi waktu sampai batas era Victoria. Di akhir novel, kita dapat melihat Orlando yang sebenarnya berusia 300 tahun di dalam tubuh 36 tahun di sebuah pusat perbelanjaan. Ditulis sebagai penghormatan kepada Vita Sackville-West, buku ini membahas tentang gender, cinta, identitas seksual dan seni. Novel ini merupakan karya Woolf yang paling kuat dan unik. (Wizna Hidayati Umam)***

Halaman:

Editor: Administrator


Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X