Sering Mager di Usia Muda? Hati-hati Penyakit Fatal Membayangi!

- 16 Oktober 2021, 17:56 WIB
Ilustrasi mager
Ilustrasi mager /pexels-andrea-piacquadio

PIKIRAN RAKYAT - Mager adalah kepanjangan dari malas untuk bergerak, yang saat ini kemungkinan banyak dialami oleh beberapa orang dari berbagai kalangan usia.

Menurut dr. Decsa Medika Hertanto, dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Dr. Soetomo, Jawa Timur mengungkapkan jika mager sudah menjadi budaya.

Dalam penelitian menurut Web MD, mager sudah menjadi budaya lantaran sekitar 60-80% penduduk dunia baik negara maju dan berkembang sudah mengalami perubahan gaya hidup mager.

Baca Juga: 5 Olahraga untuk Orang Mager, Bisa Dilakukan di Tempat Tidur

Gaya hidup mager ini cukup mengancam dan perkembangan informasi dan teknologi diyakini menjadi salah satu penyebabnya.

Tak hanya itu, dr. Decsa mengatakan jika mager bisa menyebabkan beberapa penyakit tulang dan sendi lebih dini.

"Ati-ati nih bagi kita yang doyan mager sambil nungguin abang ojol dateng bawain boba sama sate usus dan soto jeroan (duh padahal ini enak bingits) bisa-bisa di usia 40-50 jika aktifitas ini dipertahankan penyakit tulang dan sendi bakal hinggap lebih dini," ujar dr. Decsa, dikutip Pikiran-Rakyat.com melalui Instagram @dokterdecsa.

Baca Juga: Selalu Mager saat #dirumahaja? Waspadai Gejala Gangguan Kesehatan Mental

Ketika malas gerak ternyata hal ini membuat tubuh mengambil kalsium tulang.

Halaman:

Editor: Puput Akad Ningtyas Pratiwi

Sumber: Instagram @dokterdecsa


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X