Idulfitri Sebentar Lagi, Ini Empat Inspirasi Kue Lebaran Khas Indonesia

- 31 Mei 2017, 08:27 WIB
PEKERJA menyelesaikan pembuatan kue kering, di Jalan Bojongkoneng, Kabupaten Bandung, Senin, 29 Mei 2017. Produksi kue kering meningkat hingga 80 persen sejak beberapa bulan silam untuk persiapan menghadapi hari raya Idul Fitri, karena kebutuhan akan kue tersebut meningkat tajam saat lebaran.*

HARI Raya Idulfitri atau yang lebih dikenal sebagai lebaran merupakan saat umat muslim bersukacita setelah berpuasa 30 hari lamanya. Lebaran selalu identik dengan bersilaturahmi dengan keluarga, menggunakan pakaian baru, serta menikmati segala macam jenis makanan dan minuman yang dihidangkan. Salah satu yang paling dirindukan saat lebaran ialah saat orangtua ataupun keluarga besar menghidangkan berbagai macam jenis kue lebaran

Kue lebaran seolah menjadi daya pikat tersendiri saat Anda melihatnya. Tentu Anda pasti penasaran ingin mencicipi kue lebaran terutama bila bentuknya terlihat unik. Pada umumnya kue lebaran setiap daerah hampir serupa. Misalnya kue lapis, kue nastar, kue putri salju, dan masih banyak lagi. 

Namun, ternyata setiap daerah juga memiliki kue yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Berikut beberapa inspirasi kue lebaran yang ada di Indonesia:

1. Seupet kuwet

Seupet Kuwet merupakan kue kering khas dari Aceh yang sering dihidangkan pada saat lebaran tiba. Kue ini berbahan dasar tepung terigu, santan, gula dan garam. Kue ini memiliki tekstur manis gurih dengan aroma yang sangat khas. Jika Anda pecinta kue kering dengan tekstur manis gurih, mungkin Anda bisa mencoba untuk membuat kue yang satu ini.

2. Kue saroja

Jenis kue lebaran selanjutnya ialah kue Saroja. Kue kering khas Sunda ini memang sering dihidangkan pada saat perayaan besar, salah satunya lebaran. Seperti namanya, kue ini memiliki bentuk mirip dengan bunga seroja. Bahan dasar utama dari kue saroja ialah tepung beras, tepung terigu, garam, dan irisan daun jeruk untuk menambahkan aroma harum pada kue. Kue Saroja memiliki varian rasa manis renyah dan asin renyah tergantung bagaimana selera Anda.

3. Maksubah

Maksubah ialah kue lapis khas dari Palembang yang disajikan pada saat perayaan besar seperti lebaran. Kue lebaran ini berbahan dasar telor bebek, mentega, gula. Maksubah memiliki makna tersendiri bila dihidangkan, yaitu dianggap sebagai bentuk penghormatan pada para tamu yang berkunjung.

4. Kembang Goyang

Jenis kue lebaran terakhir ialah kembang goyang. Kembang goyang merupakan kue kering khas Betawi yang paling sering dihidangkan pada saat lebaran. Kue ini disuguhkan pada saat menyambut para tamu yang ingin bersilaturahmi kerumah. Bentuk dari kembang goyang sendiri menyerupai kelompak kembang dengan teknik pembuatan digoyang-goyang. Kembang goyang terbuat dari bahan dasar tepung beras. Cita rasa dari kembang goyang sendiri ialah manis renyah, sehingga cocok dijadikan cemilan pada saat lebaran. (Ayunindya Annistri)***

Editor: Administrator


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X