Rabu, 3 Juni 2020

Mooncake Story, Filosofi Kebijaksanaan

- 18 Februari 2017, 03:53 WIB

JAKARTA, (PR).- Sutradara Garin Nugroho baru saja menyelesaikan film terbarunya berjudul Mooncake Story produksi MVP Pictures (Multivision Plus) yang menggandeng Tahir Foundatioan. Film yang mengangkat kisah kehidupan sosial di kota Jakarta melibatkan sejumlah artis. Ada Morgan Oey, Dominique Agisca Diyose, Melati Zein, Bunga Citra Lestari (BCL), dan Jaja Miharja.

Garin mengatakan, film ini sangat berbeda dengan film-film yang dibuat sebelumnya. Apalagi ditambah para pemain yang dinilai saling melengkapi setiap karakter masing-masing. Sehingga film ini akan menarik ditonton.

"Ada garapan bersama tentang masa depan negeri. Ke depan, negeri ini sangat tergantung kesadaran kita," ujar Garin saat berbicara di XXI Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, pekan ini.

Garin mempunyai alasan sendiri kenapa ia mengajak beberapa aktor dan aktris ternama untuk terlibat di filmnya tersebut. "Morgan serius elegan. BCL cerdas. Dominique energinya kuat," ujarnya.

Yang pasti, di film yang akan dirilis mulai 23 Maret 2017 itu, nilai-nilai kemanusian akan dibenturkan dengan cara yang paling halus dan estetik. Benturan berbagai persoalan yang menyapa semua pemain, dengan berbagai latar belakang sosial ekonomi yang sangat berbeda itu, katarsisnya diwakilkan dengan kehadiran Mooncake atau Kue Bulan.

Kue Bulan yang mempunyai makna sebagai kue kehidupan itu, akan menjadi landasan filosofi film ini. Sebagaimana adab para bijak bestari yang berbunyi, "Semakin banyak seseorang memberi, akan semakin banyak dia menerima", dalam film Mooncake Story, nilai-nilai kebijaksanaan kehidupan itu, hadir dengan cara yang paling sederhana. Melalui sejumlah tokohnya yang ada dan memang dekat dengan keseharian kita.

Dato' Sri Tahir, orang nomor satu Tahir Foundation mengakui, latar belakang pembuatan film ini berangkat dari pengalamannya melilhat joki (three in one) di pinggir Jalan Pakubuwono, Jakarta, yang menggendong bayi. Oleh karena itu, dia ingin menyampaikan pesan melalui film ini dengan mengatakan, kemiskinan bukan merupakan bagian dari kehidupan bangsa, tapi justru merupakan tanggung jawab kita bersama untuk mengentaskan bersama seluruh komponen bangsa.

Dia sangat berkeyakinan film sebagai medium pembawa pesan yang sangat kuat. Begitu pun Mooncake Story mengangkat tema antara kaya dan miskin. Antara mayoritas dan minoritas. Menurut Dato' Sri Tahir, yang paling pas untuk menyampaikan pesan itu adalah Garin Nugroho."Ya, Garin is good," ujarnya.

Halaman:

Editor: Satrio Widianto


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X