Rabu, 26 Februari 2020

Facebook Siapkan Fitur Pendeteksi Terorisme

- 17 Februari 2017, 06:50 WIB

CALIFORNIA, (PR).- Founder Facebook, Mark Zuckerberg, merilis rencana untuk membuat alogaritma yang dapat mendeteksi terorisme, kejahatan, bullying, dan bahkan rencana bunuh diri. Dilansir dari BBC, pada suratnya sepanjang 5.500 lebih kata kepada pengguna Facebook, Mark Zuckerberg membeberkan masa depan dari Facebook. "Kami sedang melakukan penelitian mengenai sistem yang dapat membaca teks, melihat foto dan video untuk mengetahui jika ada sesuatu yang berbahaya akan terjadi," tulis Mark. Sistem tersebut dijanjikan akan dapat membaca semua jenis postingan dan pesan yang muncul di Facebook setiap harinya. Pada 2014 lalu, Facebook mengalami krisis karena beredar kabar bahwa salah satu pembunuh dari Fusilier Lee Rigby menuliskan tentang membunuh seorang tentara, sebulan sebelum penyerangan. "Saat ini kami sedang memulai untuk mencari tahu cara untuk menggunakan AI (artificial intellegence) untuk membedakan antara berita mengenai terorisme dan propaganda teroris yang sungguhan," tambah Mark. Ia menjanjikan bahwa AI tersebut akan mengidentifikasi masalah lebih cepat daripada manusia. Rencana yang ditulis oleh Mark tersebut disambut baik oleh the Family online Safety Institute, penasehat Facebook. "Surat ini menunjukkan bahwa Facebook peduli dan bekerja keras untuk mencegah dan merespon kepada kekerasan di Facebook," ucap Jennifer Hanley, vice president of legal and policy Fosi. "Aku juga menyukai kemampuan pengguna untuk mengatur akunnya. Ini penting untuk memberikan pengguna power selama menggunakan Facebook, dan juga tambahan sistem dan kontrol ini dapat sangat membantu," tutup Jennifer. (Rina Siti Rahayu)***


Editor: Administrator

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X