Rabu, 3 Juni 2020

Chelsea Islan dan Reza Rahadian Bermain Teater Bunga Penutup Abad

- 25 Agustus 2016, 04:31 WIB

PEMENTASAN teater "Bunga Penutup Abad” yang melibatkan para sejumlah pesohor papan atas seperti Happy Salma,Chelsea Islan,Lukman Sardi, dan Reza Rahardian berlangsung selama 3 hari, 25- 27 Agustus 2016 di Gedung Kesenian Jakarta. Pertunjukan terlaksana berkat kerja sama Titimangsa Foundation dengan Yayasan Titian Penerus Bangsa dan Bakti Budaya Djarum Foundation. Lakon teater ”Bunga Penutup Abad” dipentaskan sebagai persembahan dalam mengenang 10 tahun meninggalnya Pramoedya Ananta Toer itu menampilkan Happy Salma sebagai Nyai Ontosoroh, Reza Rahadian sebagai Minke, Lukman Sardi sebagai Jean Marais dan Chelsea Islan sebagai Annelies serta memperkenalkan pemain cilik berbakat, Sabia Arifin sebagai May Marais. Pementasan itu disutradari Wawan Sofwan yang sebelumnya telah menyutradari berbagai pementasan teater seperti ”Mereka Memanggilku Nyai Ontosoroh”, ”Monolog Inggit”, ”Musikal Sangkuriang”, ”Rumah Boneka” dan ”Subversif”. ”Saya senang bisa bermain teater ‘Bunga Penutup Abad’ dengan pemain film seperti Chelsea Islan dan Reza Rahardian yang bisanya mereka lebih banyak bermain film layar lebar. Ketika ada pertunjukan tetater ini, mereka bisa ikut ,ada juga Lukman Sardi .”kata Happy Salma saat ditemui di Gedung Kesenian Jakarta , Pasar Baru, Jakarta Pusat, Rabu 24 Agustus 2016. Reza Rahadian menyatakan, dia menemui sejumlah kesuitan saat mendalami perannya. Mmenghafal naskah masih sulit. Blocking, timing dengan musik, setnya juga baru (dipasang) hari ini (Rabu 24 Agustus). Semua serba baru. Bermain teater dengan Mas Lukman Sardi , Chelsea Islan adalah hal yang baru. Seru bisa menyelesaikan gladi bersih,” tutur Reza. Happy Salma menambahkan, tim berlatih hampir setiap hari karena perlu adanya proses adaptasi Sementara Chelsea Islan menyatakan, keterlibatannya kali ini menjadi pengalaman pertamanya bermain teater dengan banyak dialog. ”Aku harus beradaptasi dengan lagu dan panggung .Aku senang bisa bermain teater tapi latihannya bukan di Gedung Kesenian Jakarta,” ucap Chelsea. Chelsea juga mendapat kesempatan untuk bernyanyi di tengah pementasan. ”Menyanyi ini lumayan sulit karena waktu intensif untuk latihan cuma seminggu . Selain bernyanyi, aku juga harus memperhatikan blocking dan tempo. Semua sni sesuatu yang baru dan sebuah tantangan,”ujarnya. Lahitan intensif berlangsung selama sekira 2 pekan guna bisa menyampaikan pesan selcara utuh kepada penonton. Latihan berlangusng singkat mengingat padatnya kesibukan para pemain. Naskah “Bunga Penutup Abad” sudah digarap sejak setahun lalu dan mengalami pengubahan sampai 10 kali. Ceritanya mengambil sudut pandang kisah cinta melalui surat-surat. ”Bunga Penutup Abad”menjadi semacam transisi antara ”Bumi Manusia” dan ”Anak Semua Bangsa”.***

Editor: Munady


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X