Kombinasi WFH dan WFO, Seberapa Efektif di Indonesia?

- 16 September 2021, 13:05 WIB
Work from home.
Work from home. /Pixabay/Joshua Miranda

PIKIRAN RAKYAT - Perusahaan teknologi Entrust melalui penelitian  bertajuk Securing the New Hybrid Workplace mengulik tantangan, peluang, dan efektivitas bekerja secara hybrid.

Model kerja hybrid tersebut yaitu penggabungan antara bekerja di kantor dengan bekerja di rumah atau lokasi lainnya terutama pada masa pandemi Covid-19.

"Ketika para pemimpin bisnis merencanakan model kerja di masa depan, kami ingin mengetahui bagaimana mereka mengadaptasikan keamanan dan identitas untuk model kerja hybrid," kata Director of Digital Security Asia Pacific and Japan Entrust, James Cook, Kamis 16 September 2021.

Mayoritas pemimpin bisnis (64 persen) dan karyawan (54 persen) secara global mengatakan, perusahaan mereka saat ini menggunakan model kerja berbasis hybrid menggabungkan work from home dan work from office.

Baca Juga: Daftar 76 Shortcut Keyboard Lengkap, Sebaiknya Simpan atau Print

Riset menunjukkan, cara bekerja hybrid akan terus hadir. Namun, ada kekhawatiran besar soal sistem keamanan.

Mayoritas pemimpin bisnis (82 persen) di Indonesia mengatakan perusahaan mereka menggunakan model hybrid dan 65 persen karyawan setuju.

Keamanan data kantor saat karyawan bekerja di rumah menjadi tantangan baru. Perusahaan-perusahaan harus mengubah pendekatan keamanan data mereka karena karyawan lebih terdesentralisasi dibanding sebelumnya.

Meski keamanan data jadi prioritas bagi pemimpin bisnis di Indonesia, 88 persen dari mereka mengatakan, perusahaan yang mereka pimpin menawarkan pelatihan keamanan data kepada karyawan.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Sumber: Antara


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X