Senin, 6 April 2020

Ilmuwan Ohio Ulik Cara Habiskan Sampo Hingga Tetes Terakhir

- 28 Juni 2016, 04:33 WIB

MEMBALIK botol atau mengisinya dengan air merupakan cara untuk dapat menghabiskan sampo dalam botol. Dua orang ilmuwan sengaja meneliti bagaimana agar sampo/sabun dapat tertuang bersih dari wadahnya. Penemuan ini dipelopori oleh Bharat Bhushan dan Philip Brown. Keduanya menemukan lapisan yang bisa ditaruh di sisi botol, berbentuk huruf Y, membentuk mikroskopis yang membuat kantong-kantong udara. Sehingga mencegah sampo/sabun menyentuh sisi botol. Lapisan ini bekerja seperti plastik yang biasa digunakan untuk membungkus bahan makanan atau mengemas barang-barang rumah tangga. Produsen benar-benar tertarik dengan penemuan ini, karena biasanya masyarakat membuang miliaran botol sampo mereka ke tempat sampah dengan sisa produk yang masih ada di dalamnya. "Ini adalah apa yang Anda sebut masalah utama dunia, kan? Ketika kita tidak bisa mendapatkan semua sampo untuk keluar dari botol,” kata Bhushan, seperti dilaporkan Daily Mail. Sistem pelapisan ini memang biasanya digunakan untuk makanan. Ke depannya, kata Bhusan, teknologi yang sama bisa digunakan untuk menguras isi botol kecap. Penemuan ini juga dapat sangat berdampak bagi keramahan lingkungan, karena dapat meningkatkan produksi daur ulang plastik. Tanpa harus membersihkannya terlebih dulu. Bhushan beserta timnya dari Universitas Negeri Ohio mengumumkan penemuannya ini dalam Philosophical Transactions of the Royal Society. Bhushan-Brown bukan satu-satunya ilmuwan Ohio. Ada juga yang fokus mengenai hal sama, yaitu soal pengosongan botol. Seorang penemu bernama Richard Fereday (54) juga menjanjikan untuk membantu pengunjung agar dapat mengosongkan isi botol saus mereka. Bedanya, produk ini bukan berupa lapisan plastik, melainkan pembungkus botol dengan ujungnya yang berbentuk seperti kerucut. Sementara tutupnya diambil dari kantong yang digunakan sebagai corong untuk mengeluarkan semua isi yang ada dalam botol. Diambil dari situs Kisckstarter, cara kerja produk ini adalah ketika pengguna mengayunkannya dengan gerakan seperti kincir angina. Gaya sentrifigural akan bekerja dan menarik saus/isian ke dalamnya. Fereday dari Christchurch, Dorset, berharap akan mendapatkan 8.000 poundsterling dari penemuannya ini untuk menutupi biaya dan menjual produknya dengan harga 15 poundsterling.(Vildri Is Fajar)***


Editor: Administrator

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X