Orang yang Sudah Divaksin Tetap Bisa Terinfeksi Covid-19? Pengamat Kesehatan Ungkap Penyebabnya

- 24 Februari 2021, 06:05 WIB
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. /Pixabay/cromaconceptovisual

PIKIRAN RAKYAT - Beberapa waktu lalu beredar sebuah kabar di mana orang yang sudah divaksin terinfeksi Covid-19.

Dikhawatirkan menimbulkan berbagai infomasi salah, Pengamat kesehatan lulusan Universitas Gadjah Mada sekaligus relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri pun buka suara.

Dari penjelasannya, vaksin Sinovac atau vaksin Covid-19 lainnya tidak akan menyebabkan sakit Covid-19.

Namun melihat kasus ini, ia beranggapan bahwa kemungkinan adanya penularan di wilayah orang itu tinggal atau berdiam atau sebelumnya dia sudah terkena Covid-19.

Baca Juga: Semarang Banjir, Kompleks Kantor Gubernur Ganjar Pranowo di Jalan Pahlawan Ikut Terendam

Baca Juga: Liverpool Terpuruk di Liga Inggris, Juergen Klopp Tak Kaget

"Ketika kuman masuk ke dalam tubuh tidak langsung membuat sakit tetapi butuh waktu 2-14 hari. Misalnya saya 10 Februari disuntik, seminggu kemudian saya sakit Covid-19, apa karena vaksin? Tidak. Dia sudah tertular sakit Covid-19 akhir Januari sampai awal Februari," kata dr.Fajri.

Sebagaimana diberitakan Indobalinews.com dalam artikel, "Kenapa Orang Bisa Terinfeksi Covid-19 Padahal Sudah Vaksinasi, Simak Kata Pakar", ditambahkan dr.Fajri, vaksinasi tidak berarti tubuh Anda kebal Covid-19.

Karena vaksin belum dirancang mencegah penularan penyakit yang menjadi pandemi sejak tahun lalu itu.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: indobalinews


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X