Terancam 12 Tahun Bui, Pembakar Mobil Via Vallen Masih Enggan Akui Motif Coretan Ancaman di Tembok

- 4 Juli 2020, 17:25 WIB
Kondisi mobil Alphard Via Vallen usai terbakar. /Instagram.com/@viavallen

PIKIRAN RAKYAT – Kabar terbaru dari kasus pembakaran mobil pedangdut Via Vallen, yakni pelaku yang telah berstatus tersangka, pindah tahanan.

Semula, pelaku berinisial P itu ditahan di Polsek Tanggulangin, dan kini pindah ke Polresta Sidoarjo, Jawa Timur.

Pelaku yang diketahui merupakan penggemar Via Vallen itu dijerat Pasal 187 KUHP tentang pembakaran dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Primer Produk Drugstore untuk Budget di Bawah Rp 100.000

Motif pembakaran telah terungkap, yakni menurut pengakuan P, lantaran ia tidak bisa menemui sang idola.

Namun, motif dari coretan di tembok rumah Via yang bernada ancaman, masih enggan ia uraikan.

loading...

Demikian Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji di Sidoarjo, seperti dilansir Antara, Sabtu, 4 Juli 2020.

Baca Juga: Kronologi Saling Lapor Ibu Kalsum dan Anaknya, Berawal dari Motor hingga Dituduh Gelapkan Warisan

Sumardji mengatakan pemindahan pelaku berinisial P untuk memperdalam penyidikan kasus tersebut.

"Kami pindahkan dari polsek ke Polresta Sidoarjo, termasuk juga penyidikan juga dilakukan oleh penyidik Polresta Sidoarjo," katanya menjelaskan.

Dengan pemindahan itu, pihaknya bisa menggali lebih tajam penyidikan terhadap kasus pembakaran mobil bernomor polisi W-1-VV itu.

Baca Juga: Stadion Pakansari Tak Jadi Digunakan untuk Piala Dunia U-20, Ketua PSSI Ungkap Alasannya

"Kami terus mendalami apakah ada motif lain yang dilakukan oleh tersangka dalam kasus ini. Karena dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, keterangan yang diberikan masih sama, yaitu sakit hati karena tidak bisa menemui artis idolanya itu," katanya.

Awal pelaku saat ditangkap, kata dia, pelaku memang terlihat seperti orang yang linglung. Hal itu akibat pengaruh minuman beralkohol yang diminum tersangka sesaat sebelum melakukan aksi nekat itu.

"Terkait dengan tulisan ancaman di tembok dinding rumah Via, pelaku mengaku itu sebagai haknya. Ketika saya tanyakan lebih jauh, hak apa yang dimaksud pelaku masih enggan menjelaskan lebih lanjut," katanya.

Baca Juga: Frank Lampard Peringatkan Chelsea Soal Bahaya dari Watford

Dengan pemindahan ke Polresta Sidoarjo, dia berharap bisa mendapatkan motif tambahan terkait dengan kasus ini karena pengakuan pelaku pembakaran itu secara spontan.

"Ada penyidik terbaik yang dilibatkan dalam menangani kasus ini," katanya.

Sebelumnya, pada hari Selasa, 30 Juni lalu, sekitar pukul 03.00 WIB mobil Toyota Alphard milik penyanyi dangdut Via Vallen di samping rumahnya, Desa Kalitengah Selatan, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur dibakar orang tidak dikenal.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X