Terancam Proses Hukum oleh Bupati Bogor, Rhoma Irama: Ini Sangat Tidak Masuk Akal

- 2 Juli 2020, 12:08 WIB
PEDANGDUT Rhoma Irama, dalam dokumentasi panggung D'Inspiration of Irama, 11 Desember 2019 lalu.* /Instagram.com/@rhoma_official

PIKIRAN RAKYAT - Raja dangdut Indonesia, Rhoma Irama terancam mendapat pidana karena diduga melanggar aturan PSBB di Bogor.

Rhoma Irama diketahui hadir sebagai tamu undangan dan membawakan lagu di acara khitanan di Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pedangdut Rhoma Irama, Minggu, 28 Juni 2020.

Atas kejadian tersebut, Rhoma Irama dianggap telah melanggar komitmen dengan Bupati Bogor, Ade Yasin karena diduga telah menyebabkan kerumunan.

Baca Juga: Microsoft Akhirnya Umumkan Desain Start Menu Baru di Windows 10

Ade Yasin merasa kecewa terhadap Rhoma Irama yang telah berkomitmen untuk tidak menyelenggarakan konser hingga menyebabkan kerumunan di tengah pandemi.

loading...

Bupati Bogor bahkan telah melanjutkan tindakan yang diduga oleh Rhoma Irama pada pihak kepolisian.

Rhoma Irama membantah bahwa penyelenggara konser bukan berasal dari pihak pribadinya, melainkan dari penyelenggara acara khitanan anak teman baiknya, Abah Surya Atmaja.

Baca Juga: Bangun Pondok Mengaji bagi Anak-anak,Haru dan Bangga Brigadir Didi Dwi Purnomo Raih Pin Emas Kapolri

Raja dangdut itu merasa bahwa tindakan Bupati Bogor itu tidak masuk akal, pasalnya ia tak berniat untuk bernyanyi di acara khitanan sang sahabat.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X