DKI Jakarta Diserang Wabah Virus Corona, Chandra Liow Rela Film Pertamanya Harus Ditunda

- 22 Maret 2020, 12:45 WIB
Para pemain Film Bucin.* /DOK. Goodwork Indonesia



PIKIRAN RAKYAT - Rumah produksi Rapi Films mengumumkan bahwa penayangan film Bucin ditunda. Keputusan ini diambil berdasarkan keputusan pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menetapkan bahwa beberapa tempat hiburan termasuk bioskop ditutup selama dua pekan mulai 23 Maret hingga 5 April 2020.

Film yang semula dijadwalkan akan tayang pada Kamis, 26 Maret 2020 ini harus ditunda hingga kondisi kembali kondusif.

"Demi kesehatan kita bersama dan juga mematuhi anjuran pemerintah sesuai surat edaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, maka langkah ini harus kami ambil," kata ekskutif produser film Bucin Sunil Samtani via pos-el, Minggu, 22 Maret 2020.

Baca Juga: Ungkap Rahasia Perjalanan Cintanya Sebelum Jadi Suami, Raffi Ahmad: Di PH Nagita Slavina, Semua Pemain Wanita Udah Gue Pacarin

Film Bucin merupakan karya perdana Chandra Liow selaku sutradara dan Jovial da Lopez sebagai penulis skenario dan eksekutif produser. Chandra menyampaikan responsnya setelah bersama-sama dengan produser dan pihak distributor mengambil keputusan ini.

"Film pertama. Berat sekali mengambil keputusan untuk menunda filmnya tayang di bioskop. Namun, ini harus kami lakukan untuk Indonesia. Semoga teman-teman bisa bersabar dan tetap mendukung film Indonesia," kata Chandra.

Keputusan menunda tanggal rilis film ini diapresiasi sejumlah warganet. Dalam akun Instagram @filmbucin, masyarakat memberikan apresiasi dan masih akan setia menunggu filmnya.

Baca Juga: Bukan Masker atau Sembako, Konglomerat Rusia Pilih Timbun Ventilator Seharga Rp 354 Juta saat Virus Corona Mewabah

Seluruh pemain film Bucin turut mendukung langkah yang diambil Rapi Films. Para pemain berharap dapat segera bertemu dengan calon penonton dan mendoakan semoga bisa bersama-sama melewati masa sulit ini.

Cerita film Bucin mengangkat kisah tentang empat sekawan, yaitu Andovi da Lopez, Chandra Liow, Tommy Limmm, dan Jovial da Lopez yang selalu dianggap bucin atau budak cinta. Suatu ketika mereka memutuskan untuk mengikuti kelas anti-bucin agar mereka bisa menjalankan hubungan yang lebih dewasa bersama pasangan masing-masing.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X