Selasa, 7 April 2020

Jefri Nichol Digugat Sebesar Rp 4,2 Miliar oleh Falcon Picture

- 26 Februari 2020, 17:13 WIB
JEFRI Nichol.*/WINDY EKA PRAMUDYA/PR /windy eka pramudya



PIKIRAN RAKYAT - Baru saja menghirup udara bebas, kini aktor Jefri Nichol kembali tersandung kasus hukum.

Kali ini Jefri Nichol dilaporkan oleh Falcon Picture atas kasus wanprestasi seperti yang telah diberitakan Pikiran-Rakyat.com sebelumnya.

Tidak hanya Jefri Nichol saja yang digugat oleh Falcon Picture, namun sang ibu, Junita Eka Putri serta managernya, Ahmad pun juga turut dilaporkan.

Baca Juga: Virus Corona Mewabah di Korea Selatan, KBRI Seoul Paparkan Antisipasi untuk WNI

Kabar tersebut sontak mengejutkan khalayak, pasalnya aktor berusia 21 tahun itu harus membayar denda sebesar Rp. 4,2 Miliar.

Sebelumnya Falcon Picture telah membuat perjanjian dengan Jefri Nichol mengenai pembuatan film dan pihak Falcon Picture telah membayar sebesar Rp 280 Juta kepada Jefri Nichol.

Namun, kabarnya Jefri Nichol justru membintangi film lain dan tidak menjalankan perjanjian yang sudah dibuat oleh Falcon Picture sebelumnya.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal Youtube KH INFOTAINMENT pada Rabu, 26 Februari 2020.

Baca Juga: Amblesnya Ruas Jalan Nasional Purwokerto-Bandung Semakin Dalam, Belum Ada Perbaikan

Pihak dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memberi keterangan terkait kasus Jefri Nichol.

"Yang mengajukan gugatan adalah PT Falcon sebagai penggugat.

"Tergugatnya adalah Jefri Nichol tergugat satu, kemudian Junita Eka Putri tergugat dua ibunya, lalu Ahmad sebagai tergugat ketiga sebagai manajer.

"Intinya gugatan ini mengenai perjanjian membuat film. Yang disepakati ada empat judul film, tetapi rupanya belum dibuat.

Baca Juga: Universitas Terbuka Buka Program S3 Online, Baru Dibuka untuk Tiga Kota

"Perjanjian itu belum dilaksanakan dan Jefri sudah menerima uang muka menurut gugatan. Ternyata Jefri tidak memenuhi perjanjian tersebut, justru Jefri bermain di film lain.

"Intinya minta agar dikembalikan uang Rp 280 Juta ditambah bunga, denda, semua disebutkan.

"Menurut dia Rp 4,2 Miliar. Disamping itu juga da kerugian immateriil Rp 2 Miliar," ungkap Achmad Guntur, Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.***


Editor: Nuzulia Rega

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X