Tak Hanya Sebagai Penikmat, Kini Pencinta Buku Miliki Peluang Jadi Bookfluencer

- 25 Januari 2021, 09:45 WIB
Ilustrasi membaca buku. /PEXELS/Rahul Shah

PIKIRAN RAKYAT - Saat ini kita sangat akrab dengan istilah Influencer, namun pemengaruh ini tak melulu soal fesyen, makanan atau wisata.

Pencinta buku, baik pembaca atau mereka yang membuat konten, juga dapat berpartisipasi sebagai bookfluencer atau pemengaruh buku dengan menyebarkan energi positif lewat tulisan dan media sosial.

Hestia dari komunitas Baca Bareng berpendapat bookfluencer memiliki peran penting dalam menciptakan komunitas, dan ekosistem yang baik.

Baca Juga: China 'Kepanasan' dengan AS hingga Kirim Jet Tempur ke Zona Pertahanan Taiwan

Yakni seorang bookfluencer dapat menciptakan diskusi mengenai buku lewat pendapatnya, termasuk lewat kritik yang disampaikan dengan cara baik.

"Bookfluencer bukan artinya dapat buku gratis lalu sungkan jadi pasif dan tidak berani mengkritisi," kata Hestia di bicang-bincang daring Reader's Gathering: Bookfluencer 101 dari Ruang Tengah, Minggu, 24 Januari 2021.

Dalam hal ini, penulis Okky Madasari menawarkan manifesto mengenai bookfluencer, melalui media sosial yang merupakan ruang publik dan harus dimanfaatkan.

Baca Juga: Saksikan Detik-detik Ajal Menjemput Pasien Covid-19, Anies Baswedan: Kematian dalam Kesendirian

Namun adanya kebisingan serta kedangkalan yang mendominasi media sosial, harus diubah jadi percakapan gagasan, ekspresi kreativitas, opini yang berdampak serta pertanyaan kritis dan cerita-cerita yang berjiwa.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X