Peringatan Sri Mulyani Jadi Kenyataan, Rupiah Babak Belur Dihantam Dolar AS Hari Ini

- 23 September 2020, 11:32 WIB
ILUSTRASI mata uang asing, dolar amerika serikat.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Menteri Keuangan Sri Mulyani telah memberikan peringatan terkait perekonomian Indonesia yang tengah berada di ujung resesi.

Ia menyampaikan, banyak negara yang tidak mampu menghindar dari resesi akibat pandemi Covid-19, termasuk Indonesia.

"Seperti negara Eropa, Italia, Prancis sudah negatif. Jadi kalau kuartal ketiga forecast negatif mereka bisa tiga kuartal berturut-turut negatif," tambahnya.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Buah yang Kaya dengan Air, Bagus untuk Dikonsumsi Setiap Hari

"Spanyol, Inggris, dan juga negara Asean di sekitar kita seperti Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand diperkirakan kuartal ketiga masih akan mengalami tekanan kontraksi yang cukup dalam," tegasnya pada Selasa, 22 September 2020 kemarin.

Pernyataan Menkeu pun langsung berdampak kepada seluruh instrumen investasi domestik, mulai dari saham, emas, hingga nilai tukar rupiah.

Rupiah pun tidak bisa mempertahankan kegagahannya. Sang Garuda, kini berbalik menjadi bulan-bulanan mata uang global.

Baca Juga: Mikel Arteta Ingin Kompetisi Sehat, Arsenal Datangkan Kiper Asal Islandia untuk Perkokoh Pertahanan

Sebagaimana diberitakan Wartaekonomi.co.id, per siang ini, rupiah kembali tumbang di kisaran Rp14.822 per dolar AS. Terhitung hingga pukul 10.47 WIB, rupiah terkoreksi sedalam -0,17 persen ke level Rp14.801 per dolar AS.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X