Sebut PSBB Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III, Menkeu: Semoga Hubungan Pusat dan Daerah Baik

- 16 September 2020, 17:26 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani.* //Dok. Kemenkeu

PIKIRAN RAKYAT - Perekonomian Indonesia pada triwulan III-2020 belum menampakan hasil yang baik.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan ekonomi Indonesia belum bisa tumbuh positif pada triwulan III-2020.

Bahkan, ia menambahkan, bisa tumbuh lebih rendah dari perkiraan pada kisaran minus dua persen hingga nol persen.

Baca Juga: Lihat Liverpool Diacak-acak Leeds, Eks Pemain Arsenal Sebut Jurgen Klopp akan Kehilangan Gelar

"Mungkin lower end dari minus 2,1 persen atau lebih rendah, itu perkiraan terbaru berdasarkan assessment pergerakan dalam dua minggu. Kita berharap tidak terlalu jauh," ujar Sri Mulyani, Selasa 15 September 2020.

Sri Mulyani mengatakan, salah satu potensi turunnya proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut karena dimulainya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta yang saat ini menyumbang 17 persen PDB nasional.

Sebagaimana diberitakan Wartaekonomi.co.id sebelumnya, ia mengharapkan kebijakan pusat dan daerah yang makin baik dalam menangani Covid-19 bisa memberikan harapan terhadap pemulihan ekonomi, terutama pada triwulan IV-2020 yang diperkirakan mencapai 0,4 pesen -3,1 persen.

Baca Juga: Huawei Patenkan Pengisian Daya Jarak Jauh, Isi Baterai Perangkat Tanpa Kabel

"Semua proyeksi ini tergantung dari bagaimana mengelola dan mencegah kenaikan kasus Covid. Saya berharap hubungan pusat daerah yang makin baik, ada delapan provinsi yang bisa dikendalikan Covid-nya, bisa ikut memengaruhi ekonomi triwulan empat," ujar Sri.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

Kabar Banten

Jual Beli Proyek Bisa Dipidana

30 Oktober 2020, 01:23 WIB
X