Petani Tembakau Desak Pemerintah Tunda Kenaikan Cukai Rokok

- 14 September 2020, 13:36 WIB
Ilustrasi cukai rokok. /Arief Priyono melalui Antaranews.com

  PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah diminta fokus pada kebijakan yang kondusif bagi petani tembakau dan industri hasil tembakau (IHT).

Pasalnya, langkah menaikkan cukai secara serampangan akan mengakibatkan kehancuran bagi petani tembakau

“Langkah menaikkan cukai secara serampangan akan mengakibatkan kehancuran bagi petani tembakau. Karena itu, Gerbang Tani mendesak pemerintah untuk mempertimbangkan ulang rencana kenaikan cukai rokok,” ujar Sekjen Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani) Billy Arie dalam keterangannya, Senin, 14 September 2020.

 Baca Juga: Cita Citata Dikabarkan Sindir Ayu Ting Ting, Umi Kalsum Angkat Bicara Ungkap Fakta Sebenarnya

Billy menyampaikan, saat ini diperlukan adanya roadmap IHT. Dalam pembuatan road map IHT tersebut harus melibatkan semua pemangku kepentingan. Sebelum roadmap IHT rampung, pemerintah jangan mengeluarkan kebijakan baru. 

"Kenaikan cukai berdampak langsung ke petani tembakau. Faktor pemulihan ekonomi akibat Covid-19 perlu menjadi dasar kebijakan cukai. Pemerintah jangan membuat kebijakan cukai yang makin memperparah situasi industri," tuturnya,  ketika  menyampaikan pandangannya dalam acara Ngobrol Bareng Petani Tembakau  bertema “Dampak Regulasi Cukai terhadap Penyerapan Panen Tembakau”.

Tiga Tantangan

Menurut  Sekjen DPN Gerbang Tani, saat ini kondisi petani tembakau di Indonesia mengalami tiga tantangan utama. Yakni, menurunnya pendapatan, risiko iklim yang tidak bisa dihindari, dan kurangnya teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas.

Baca Juga: Pelantikan Berlangsung di Tengah Pandemi, Jumlah Mahasiswa Baru Unisba Tidak Berkurang

"Kurangnya teknologi modern pada perkebunan tembakau yang biasanya berukuran kurang dari 2 hektare, berdampak pada sangat rendahnya level produktivitas di Indonesia," papar Billy.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X