'Fatwa' PSBB Anies Baswedan Ramai Disebut Jatuhkan Pasar Saham, Pakar: Cuma Sementara

- 11 September 2020, 20:40 WIB
Ilustrasi penurunan devisa, saham, ekonomi?*. /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin sempat anjlok akibat sentimen kabar PSBB yang akan segera diberlakukan kembali di DKI Jakarta.

Para investor ramai-ramai angkat kaki hingga pasar saham rugi triliunan rupiah.

Bahkan, IHSG sempat mengalami tekanan hingga terkoreksi 5,01 persen turun ke level 4.891.

Baca Juga: Alasan James Rodriguez Percaya Diri meski Pengalaman Pertama di Liga Inggris

Kondisi ini membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jebol hingga memosisikan bursa domestik sebagai yang paling terpuruk di Asia.

Sementara, mata uang Rupiah melemah terhadap kurs Dollar AS yang sempat menyentuh Rp14.900/ USD.

Sebagaimana diberitakan Wartaekonomi.co.id dalam artikel "Harap Tenang! Gonjang Ganjing Pasar Saham Karena Fatwa Anies Cuma Sementara Aja Kok", kejatuhan ini diyakini terkait dengan antisipasi dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi dengan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai 14 September.

Baca Juga: Terminal Pandeglang Masih Beroperasi di Tengah Penerapan PSBB, Koordinator Akui Belum dapat Edaran

Muncul kekhawatiran koreksi IHSG ini akan memicu kejatuhan seperti bulan Maret 2020.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: wartaekonomi.co.id


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X