Dianggap Sebelah Mata di Indonesia, di Hong Kong Ubi Jalar Arjasari Bandung Ternyata Justru Diminati

- 8 September 2020, 10:04 WIB
Petani ubi jalar Iwan (30) memperlihatkan ubi jalar jenis Rancing yang siap panen di lahan miliknya di Kampung Babakan Siliwangi, Desa Pinggirsari, Arjasari, Kabupaten Bandung, Selasa (8/9/2020). Sebagai salah satu pusat penghasil ubi jalar di Kabupaten Bandung, petani di Desa Pinggirsari mampu mengekspor ubi jalarnya ke berbagai negara. /Pikiran-Rakyat.com/Ade Mamad

PIKIRAN RAKYAT - Ubi jalar yang selama ini dipandang sebelah mata di Indonesia ternyata diminati pasar luar negeri. Para petani ubi jalar di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, berhasil melakukan ekspor ubi jalar ke Hong Kong.

Pelepasan ekspor perdana ubi jalar dilakukan Gubernur Jabar Ridwan Kamil didampingi Bupati Bandung Dadang M. Naser, Selasa 8 September 2020.

Ekspor perdana juga dihadiri Pejabat Sekda Kabupaten Bandung A. Tisna Umaran, Camat Arjasari Heru Kiatno, para kepala desa, dan para pejabat lainnya.

Baca Juga: Lionel Messi Putuskan Bertahan di Barcelona, Frankie de Jong Buka Suara

"Ekspor perdana ini menunjukkan kalau pertanian khususnya pangan bisa menjadi unggulan yang tahan terhadap krisis," kata Ridwan Kamil.

Dia menambahkan, ubi jalar bisa dijadikan aneka tepung maupun es krim yang disenangi di luar negeri.

"Saya pernah tinggal di luar negeri dan merasakan es krim dari bahan ubi yang disebut sweet potato. Ternyata meski namanya potato atau kentang, tapi bahan utamanya adalah ubi," ucapnya.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Jangan Kalah Lagi Coach! Shin Tae-yong Wajib Punya Ini saat Ladeni Kroasia

Kabupaten Bandung yang memiliki tanah subur, kata Ridwan, harus fokus kepada pertanian dan pariwisata sebab pemandangannya juga indah.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X