Garuda Indonesia Catat Kerugian hingga Rp10,34 Triliun pada Semester I, Dirut Mengaku Masih Optimis

- 3 Agustus 2020, 08:27 WIB
Pesawat Garuda Indonesia. /REUTERS

PIKIRAN RAKYAT - Alami tekanan yang kian hebat karena pandemi Covid-19, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk catatkan kerugian hingga triliunan rupiah.

Berdasarkan laporan keuangan paruh pertama tahun ini, dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Garuda Indonesia mencatatkan kerugian USD712,73 juta (setara Rp10,34 triliun) pada semester I-2020.

Sebelumnya, seperti pernah dipublikasikan Pikiran-Rakyat.com, pendapatan Garuda Indonesia anjlok hingga 90 persen, dan utangnya tembus Rp32 triliun. Dengan beban itu pengamat menilai kemampuan Garuda Indonesia bertahan hanya 4 tahun saja.

Baca Juga: Guyonan Kaesang di Tengah Riuhnya Isu Anji Manji: Suka Nonton, Apalagi yang Sama Garaga

Pengamat penerbangan dari Arista Indonesia Aviation Center (AIAC) Arista Atmadjati mengatakan, beban utang yang ditanggung maskapai penerbangan nasional pelat merah yang mencapai US$2 miliar atau Rp31,9 triliun membuat kondisi perusahan tidak akan bertahan lama.

"Saya menilai kemampuan Garuda hanya mampu bertahan minimal sampai 2024 saja. Walau ada dana talangan, itu memperpanjang napas saja, setahun ini ada pandemi keuangan Garuda memang berdarah-darah," ujar Arista.

Baca Juga: Cacing Hati Ditemukan di Belasan Hewan Kurban di Gunung Kidul DIY, Kepala DPP: Ringan, Ada 18 Kasus

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menekankan, bakal terus memperkuat dan mengoptimalkan upaya pemulihan kinerja Perseroan di tengah tekanan kinerja imbas pandemi Covid-19.

Dia menyebut, pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap kinerja perseroan, dimana dengan adanya pembatasan pergerakan dan penerbangan pada masa pandemi.

"Namun demikian kami terus memperkuat langkah pemulihan kinerja seoptimal mungkin agar Perseroan dapat segera rebound dan memperoleh pencapaian kinerja yang semakin membaik.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Warta Ekonomi, Sindonews


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X