Bisnis Periklanan Anjlok Tajam, Twitter Cari Sumber Pendapatan Baru

- 29 Juli 2020, 12:31 WIB
Ilustrasi Twitter. / AFP/Olivier Doulievery

PIKIRAN RAKYAT - Twitter mencatatkan penurunan tajam dalam bisnis periklanan inti sehingga butuh sumber pendapatan baru.

Pendapatan iklan kuartal II Twitter mencapai angka 562 juta dolar AS, anjlok 23 persen daripada periode yang sama pada tahun lalu.

Karena merugi di bisnis periklanan, Twitter kini mengeksplorasi peluang baru untuk mencari keuntungan. Kabarnya, kini perusahaan berencana menawarkan layanan berbayar.

Baca Juga: Tingginya Kasus Covid-19 di DKI Jakarta, Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Beberkan Alasannya

“Kami sedang berusaha untuk mendiversifikasi sumber pedapatan, (tapi) eksplorasi masih berada di tahap awal,” kurang lebih, begitu kata Bos Twitter, Jack Dorsey, dikutip dari CNN Internasional, Selasa 28 Juli 2020.

Awal bulan ini, desas-desus soal opsi layanan berbayar Twitter kuat beredar; setelah perusahaan mengunggah lowongan pekerjaan di platform berlangganan bernama ‘Gryphon’. Bahkan, karena rumor itu, saham Twitter sempat naik 4 persen pada akhir pekan lalu.

Baca Juga: 5 Potret Vernita Syabilla, Artis Cantik Asal Bandung Pelantun 'Koko Tamvan'

Seperti dipublikasikan Warta Ekonomi pada artikel berjudul "Bisnis Iklan Melorot, Twitter Cari Sumber Cuan Baru," saat ini, Twitter berfokus pada layanan gratis; menghasilkan uang dari pemasangan iklan.

“Kami ingin memastikan tiap lini pendapatan baru saling melengkapi bisnis periklanan kami,” tambah Dorsey.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X