Pandemi Usai, Persaingan Bisnis Diprediksi Semakin Sengit

- 7 Juli 2020, 18:47 WIB
ILUSTRASI bisnis online.* /DOK. CANVA

PIKIRAN RAKYAT – Setelah pandemi Covid-19 berakhir, persaingan bisnis diprediksi akan berlangsung sangat sengit.

Dalam kondisi tersebut, pelaku usaha harus gencar melakukan promosi untuk memulihkan kinerja bisnis dan memenangkan persaingan.

Demikian diungkapkan Akademisi dari Politeknik Negeri Jakarta Dr. Sylvia Rozza pada seri penutup webminar Asian Association of Consumer Interest and Marketing (AACIM), Selasa, 7 Juli 2020.

Baca Juga: Ramai Bunyi Telolet, Bus Pariwisata Konvoi ke Pangandaran Sambut New Normal

Pada webminar tersebut, Universitas Padjadjaran (Unpad) bertindak sebagai tuan rumah.

"Promosi harus dilakukan dengan lebih gencar. Di antara berbagai alat promosi yang ada, periklanan masih dipandang sebagai alat promosi yang berdampak signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen," ujarnya.

loading...

Ia menilai, format iklan yang paling efektif dalam menarik minat konsumen di tengah persaingan sengit adalah format oposisi. Format iklan tersebut menyajikan slogan yang kontras.

 Baca Juga: Gugus Tugas Jabar Gelar Rapid Test untuk Peserta UTBK di Tujuh Kampus

"Format iklan oposisi lebih menarik, lebih mudah diingat, dan lebih persuasif. Format ini juga mudah dipahami dan punya selling power yang kuat," ujarnya.

Format iklan oposisi, menurut dia, bukan hanya bisa diadopsi oleh perusahaan besar, tapi juga usaha mikro kecil menengah (UMKM). Kunci keberhasilan iklan oposisi adalah kemampuan pelaku usaha dalam menonjolkan keunggulan produknya.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X