Kehilangan Akses di India, TikTok Diprediksi akan Merugi hingga Rp 87 Triliun

- 5 Juli 2020, 16:10 WIB
TikTok diprediksi akan merugi lebih dari Rp 87 triliun. /AFP/Prakash Singh

PIKIRAN RAKYAT - Raksasa teknologi Tiongkok ByteDance selaku pemilik aplikasi TikTok mengantisipasi kerugian yang diprediksi lebih dari 6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 87,1 triliun, setelah adanya pemblokiran oleh pemerintah India.

Selain TikTok, ada 58 aplikasi lainnya juga dilarang karena dianggap terlibat dalam kegiatan yang merugikan kedaulatan dan integritas India.

Larangan ini muncul setelah adanya perselisihan di perbatasan Himalaya dengan tentara Tiongkok.

Baca Juga: Reaksi 2 Pemain Persib saat Tahu Hasil Swab Test COVID-19

Dikutip Pikiran-rakyat.com dari India Times, menurut laporan Casixinglobal.com, jumlah Rp 87 triliun ini diperkirakan kemungkinan lebih besar dari gabungan kerugian semua aplikasi Tiongkok lainnya yang dilarang oleh India.

loading...

ByteDance menjadi salah satu perusahaan teknologi rumahan terbaru Tiongkok untuk menghadapi resistensi yang tumbuh dari pemerintah asing yang waspada bekerja sama dengan pemerintah Beijing.

Militer Amerika Serikat (US Navy) juga telah melarang TikTok karena dianggap dapat mengancam keamanan siber.

Baca Juga: Pemain Muda Persib Harus Dirawat di Rumah Sakit Akibat Cedera di Kepala, 'Mohon Doa dari Semuanya'

Pemblokiran 59 aplikasi ini belum pernah terjadi sebelumnya dan menjadi pukulan besar bagi ekspansi global TikTok yang disebut-sebut sebagai aplikasi Tiongkok paling populer di luar negeri.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Times of India


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X