Diprioritaskan untuk UMKM, Bank BUMN Siapkan Kredit Rp 90 Triliun

- 2 Juli 2020, 08:27 WIB
ILUSTRASI kredit.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - HIMPUNAN Bank-Bank Milik Negara (Himbara) menyatakan siap untuk mengekspansi kredit senilai Rp 90 triliun atau tiga kali lipat dari penempatan dana yang diberikan pemerintah Rp 30 triliun. Penempatan dana tersebut akan diprioritaskan untuk memberikan pembiayaan pada Usaha Mikro Kecil Menengah dan Mikro (UMKM).

Ketua Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara), Sunarso mengatakan, bank-bank Himbara memprioritaskan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi target ekspansi kredit. "Segmen akan disesuaikan, kami akan prioritaskan ke UMKM. Jadi baik sektor pertanian, pariwisata, transportasi, perumahan, konstruksi, dan lain-lain, kami prioritaskan ke UMKM," kata Ketua Himbara Sunarso usai melakukan pertemuan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta,  Rabu 1 Juli 2020.

Meskipun demikian, dia mengatakan, tidak menutup kemungkinan jika kredit disalurkan pada sektor di luar UMKM. "Jika ada yang visible, layak, dan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Bisa jadi target market juga," ujar dia.

Baca Juga: Buntut Pembakaran Bendera PDIP,DPC Kota Cirebon: Ribuan Bendera Dikibarkan,Kami Bukan PKI Itu Fitnah

Sunarso yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini mengakui, penempatan dana bisa memacu ekspansi kredit perbankan. Selain dana penempatan dari pemerintah sebesar Rp 30 triliun, terdapat juga dana sebesar Rp 60 triliun dari tabungan masyarakat.

"Kami optimis tahun ini pertumbuhan kredit perbankan secara keseluruhan masih positif  Kalau BRI sendiri diperkirakan pertumbuhannya mencapai 4 sampai 5 persen," ujarnya.

loading...

Sunarso mengatakan, bank Himbara akan mengukur dan menyeimbangkan antara penyaluran dan permintaan kredit agar kualitasnya terjaga. Dengan demikian, risikonya pun tetap terkendali.

Baca Juga: Lacak OTG Covid-19,Anggota Dewan hingga Juru Parkir dan Tukang Becak di Banyumas akan di Swab Massal

"Pertimbangan kami Rp 90 triliun itu demandnya ada karena aktifitas ekonomi sudah buka kembali. Tapi kami gak akan memaksakan, " ujarnya.

Sebelumnya pemerintah memutuskan untuk melakukan penempatan dana sebesar Rp 30 triliun pada bank Himbara. Dana tersebut akan diberikan pada Bank Mandiri dan Bank BRI masing- masing Rp 10 triliun, serta Bank BNI dan Bank BTN masing masing Rp 5 Triliun. 

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X