Calon Pendamping One Pesantren One Product Jawa Barat Lolos Seleksi Administrasi

- 1 Juli 2020, 17:29 WIB
Seleksi wawancara dilakukan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting. /Dok. Dinas KUK Jabar

PIKIRAN RAKYAT - Sebanyak 238 dari 302 pendaftar calon pendamping One Pesantren One Product (OPOP) lolos administrasi dan berhak mengikuti seleksi wawancara.

Seleksi wawancara dilakukan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting pada 1-2 Juli 2020. 

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kusmana Hartadji, mengatakan, proses seleksi wawancara dibagi dalam lima kelompok zoom meeting.

Baca Juga: Lima Penyangga DKI Jakarta Masih Zona Kuning, PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang

Seleksi wawancara tersebut melibatkan penguji dari berbagai kalangan, baik akademisi, pesantren, widyaiswara Dinas KUK Jabar, tim ahli Jabar juara, serta pelaku usaha. 

"Minat masyarakat untuk menjadi pendamping OPOP tahun ini sangat tinggi. Pendaftar pendamping OPOP sebagian besar berasal dari kalangan akademisi, pesantren, dan pelaku usaha kecil," ujar Kusmana, di UPTD P3W Dinas KUK Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Rabu, 1 Juli 2020.

Menurut dia, dari 238 orang yang mengikuti seleksi wawancara tersebut akan disaring menjadi 55 orang, sebanyak 50 orang untuk mengisi posisi sebagai pendamping dan 5 koordinator pendamping. Ke-55 orang tersebut nantinya akan mengikuti bimbingan teknis untuk kemudian diterjunkan mendampingi 500 peserta OPOP pada Juli-Desember 2020.

 Baca Juga: Bahayanya Microsleep, Pemuda di Malaysia ini Sempat Bagikan Momen Terakhir Sebelum Meninggal

Turun

Kusmana mengatakan, kepesertaan  program OPOP tahun ini mengalami penurunan hingga 50% dari target 2020  yang awalnya dibidik sebanyak 1.000 pesantren. Karena ada pengurangan anggaran akibat pandemi Covid-19, jumlah peserta OPOP 2020 diturunkan menjadi 500 pesantren.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X