Sri Mulyani Sebut Pendapatan Negara Melonjak, Ekonomi Indonesia Pulih?

- 12 Agustus 2022, 14:00 WIB
Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani.
Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani. /Kemenkeu Foto/Biro KLI - Anas

PIKIRAN RAKYAT - Salah satu indikator berkembangnya ekonomi suatu negara adalah sehatnya neraca keuangan.

Neraca keuangan yang sehat juga menandakan adanya peningkatan dalam berbagai sektor ke arah yang positif. Salah satu contohnya kenaikan pendapatan negara.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati baru-baru ini memaparkan tentang realisasi pendapatan negara.

Baca Juga: Demi Cegah Stunting pada Anak Indonesia, Sri Mulyani Gelontorkan Rp44,8 Triliun

Realisasi tersebut mencapai Rp1.551 triliun hingga Juli 2022 dari target APBN Rp2.266,2 triliun, atau melonjak 50,3 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1.031,7 triliun.

"Pendapatan negara Rp1.551 triliun itu tumbuh 50,3 persen," ujarnya dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara pada Jumat, 12 Agustus 2022.

Realisasi pendapatan negara meliputi penerimaan perpajakan yang mengalami peningkatan menjadi 53,8 persen serta PNBP yang mengalami peningkatan 39,1 persen dari Rp242,3 triliun dibanding yang periode sama pada tahun lalu.

Baca Juga: Sri Mulyani Klaim Pendapatan Negara Tumbuh Siginifikan, Ini Sebabnya

Sementara dari sektor perpajakan  juga mengalami peningkatan signifikan. Penerimaan ini terdiri dari penerimaan pajak yang naik 58,8 persen serta kepabeanan dan cukai  yang naik sebesar 31,1 persen dari Rp141,2 triliun menjadi Rp185,1 Triliun.

Halaman:

Editor: Elfrida Chania S


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network