Elektabilitas Airlangga Hartarto Melesat di Survei

- 17 Juni 2022, 14:18 WIB
Airlangga Hartarto.
Airlangga Hartarto. /dok. Golkar

PIKIRAN RAKYAT - Melesatnya elektabilitas Airlangga Hartarto dalam hasil survey lembaga survei LSI Denny JA memancing komentar pengamat politik dan birokrasi Natalis Situmorang.

Dalam rilis survey LSI Denny JA yang diberitakan banyak media massa arus utama pada Selasa 14 Juni 2022 lalu, Airlangga Hartarto menduduki peringkat ke-6 elektabilitas calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 dengan capaian 4,5% dari sebelumnya yang seringkali berada di urutan di atas 10 besar di berbagai survey.

Dalam komentar yang kami terima melalui pernyataan pers hari ini, Natalis mengatakan, terbangunnya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dimotori Partai Golkar, telah mengubah peta pencalonan pasangan presiden-wakil presiden secara signifikan. Airlangga yang selama ini berada pada ‘divisi satu’ peta pencalonan capres tersebut, segera terkerek naik masuk ‘divisi utama’, seiring kian kokohnya KIB dalam peta politik nasional.

“Apalagi, dalam beberapa waktu terakhir KIB menunjukkan kokohnya soliditas di antara mereka, yang antara lain ditunjukkan dengan kehadiran para petinggi partai anggota koalisi dalam acara Rakernas Partai Golkar di Bogor,” kata Natalis.

Hal itulah, kata alumnus PPSA XVII Lemhanas RI tersebut, yang publik kian melirik Airlangga. Bagi Natalis, hal itu menunjukkan bahwa publik pun mempercayai kemampuan Airlangga mengonsolidasi tak hanya kekuatan ketiga parpol anggota KIB, melainkan menguatkan ikatan di internal partainya sendiri.

“Bagaimanapun, publik Indonesia umumnya menginginkan kondisi negaranya aman, tertib dan bisa melanjutkan pembangunan demi meningkatnya kesejahteraan,” kata Natalis. “Manakala mereka melihat Golkar dan KIB tenang, bahkan solid, mereka melihat potensi besar ada di Airlangga," lanjutnya.

Lanjut Natalis, tinggal apakah tim Airlangga mampu memanfaatkan peluang tersebut, memperbesarnya hingga elektabilitas Airlangga terkerek lebih tinggi lagi, atau justru larut dalam euforia.

Survei LSI Denny JA dilakukan menggunakan metodologi multistage random sampling, jumlah responden ada 1.200 responden. Teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini +- 2,9 persen, waktu riset dilengkapi riset kualitatif pada 24 Mei hingga 7 Juni 2022.***

Editor: Ari Nursanti


Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x