LPS Siapkan Pembayaran Klaim Simpanan Nasabah dan Likuidasi PT BPRS Gotong Royong

- 5 Juni 2020, 16:57 WIB
ILUSTRASI tabungan.* /Pixabay

 

PIKIRAN RAKYAT - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melakukan proses pembayaran klaim simpanan dan likuidasi PT BPRS Gotong Royong, Kabupaten Subang. 

Proses pembayaran klaim dan likuidasi dilakukan setelah izin usaha PT BPRS Gotong Royong dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 5 Juni 2020.

Sekretaris LPS Muhamad Yusron mengatakan dalam pembayaran klaim simpanan nasabah, LPS akan memastikan simpanan nasabah dapat dibayar sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Peneliti Prancis Sebut Rokok Tekan Risiko Covid-19, Para Pakar Kesehatan UI: Jangan Terkecoh!

 Oleh karena itu LPS akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang akan dibayar.

“Rekonsiliasi dan verifikasi akan diselesaikan LPS paling lama 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha, yakni paling lambat 13 Oktober 2020. Pembayaran dana nasabah akan dilakukan secara bertahap selama kurun waktu tersebut,” katanya melalui keterangan pers, Jumat, 5 Juni 2020.

Yusron menjelaskan dalam pelaksanaan proses likuidasi, LPS mengambil alih dan menjalankan segala hak dan wewenang pemegang saham, termasuk hak dan wewenang RUPS bank.

Baca Juga: Tips Aman Berkendara Bersama Keluarga di Era New Normal

Adapun hal-hal yang berkaitan dengan pembubaran badan hukum dan proses likuidasi PT BPRS Gotong Royong akan diselesaikan Tim Likuidasi yang dibentuk LPS dengan pengawasan pelaksanaan likuidasi dilakukan oleh LPS.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X