Lonjakan Harga Ayam Ras dan Penjualan Mobil Sumbang Inflasi Kota Tasikmalaya Mei 2020

- 5 Juni 2020, 16:28 WIB
ILUSTRASI penjualan mobil .* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Kenaikan harga daging ayam ras dan penjualan mobil berdampak pada tekanan inflasi Kota Tasikmalaya Mei 2020.

Hal tersebut mengemuka dalam siaran pers Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Kamis, 4 Juni 2020 malam.

Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya Heru Saptaji mengungkapkan, kenaikkan harga daging ayam ras sebesar 13,00% (mtm).

Baca Juga: Di Tengah Pandemi, 28 Kepala Sekolah Kota Tasikmalaya Diambil Sumpah

"Sama dengan kondisi nasional, kenaikkan harga daging ayam ras disebabkan kenaikan permintaan saat HBKN Idul Fitri. Namun harga diperkirakan akan kembali stabil pada bulan Juni," ucapnya dalam keterangan tertulis tersebut. 

Tekanan inflasi juga terpantau berasal dari kenaikan harga mobil. Pasalnya, beberapa industri otomotif nasiona memang menaikan harga jual akibat kenaikan biaya produksi dan menyesuaikan dengan kenaikan tarif Bea Balik Nama (BBN) pada akhir tahun yang belum ditransmisikan pada harga jual kendaraan.‎

Selanjutnya, tutur Heru, kenaikkan harga aneka rokok turut terjadi sebagai dampak dari kenaikan cukai pada awal tahun yang dibebankan kepada konsumen secara bertahap. 

 Baca Juga: Sempat Hadapi AC Milan, Mantan Pemain Persib Akui Bangga

Secara umum pada Mei 2020,‎ Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Tasikmalaya tercatat mengalami inflasi 0,03% (mtm), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,13% (mtm).

Realisasi inflasi Kota Tasikmalaya lebih rendah dibandingkan inflasi nasional sebesar 0,07% (mtm), tetapi lebih tinggi dibandingkan Jawa Barat yang mengalami deflasi 0,11% (mtm).

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X