PSBB dan Pandemi Covid-19, Perbankan Genjot Digitalisasi Produk

- 29 Mei 2020, 08:39 WIB
LAYANAN produk perbankan.* /Yulistyne Kasumaningrum/

PIKIRAN RAKYAT - Menyikapi berbagai perubahan yang terjadi karena pandemi Covid-19, perbankan tanah air kian gencar menggenjot layanan digital.  Hal tersebut sejalan dengan signifikannya kenaikan penggunaan layanan digital perbankan selama diterapkannya Work From Home (WFH) dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pemimpin BNI Syariah Kantor Cabang Bandung, Zen Assegaf mengatakan, jika dibandingkan dengan data pada kuartal I-2020, transaksi digital dikorporasinya naik tajam. Untuk transaksi mobile banking, pada kuartal I-2020 tercatat ada 4,7 transaksi namun pada kuartal II-2020 sudah mencapai 9,8 juta transaksi atau naik lebih dari 100%.

Kemudian transaksi dengan virtual akun, naik 20-30% menjadi sekitar 665.000 transaksi pada kuartal II-2020 dari sebelumnya dikisaran 595.000 transaksi. Begitupun dengan BNI Direct yang naik hampir 100%.

Baca Juga: Zona Biru Penyebaran Covid-19, Per 1 Juni KBB Dapat Laksanakan New Normal

“Mau tidak mau, merespon kondisi yang berlangsung saat ini perbankan harus mengubah cara kerjanya dari yang tatap muka langsung kearah digital,” katanya saat Kegiatan Silaturahmi Kepala Cabang BNI Syariah Cabang Bandung, Kamis 28 Mei 2020.

Untuk itu, lanjut Zen, pihaknya melakukan pengembangan digitalisasi produk. Salah satunya melalui pembukaan rekening secara online melalui Hasanah Online. Melalui layanan tersebut untuk membuka rekening dan bahkan setoran awal nasabah tidak perlu datang ke teller. Namun cukup dengan mendatangi atm terdekat untuk transfer setoran awal tabungan. Agar layanan tersebut optimal pihaknya juga menyediakan program pemberian Buku Jurus Sehat Rasulullah dengan persyaratan tertentu bagi nasabah.

Baca Juga: Budidaya Kangkung dan Lele Ala Polisi, Bismo : Untuk Ketahanan Pangan di Era New Normal

“Hal ini dimaksudkan selain inovasi dalam menghadapi era digitalisasi juga dalam rangka mendukung penuh pemerintah untuk mengurangi mobilitas masyarakat dalam berkegiatan di luar rumah,” katanya.

Selain itu, menghadapi era digitalisasi  BNI Syariah juga memberikan perhatian kepada DKM-DKM Masjid dalam pengelolaan keuangan masjidnya agar lebih transparan. Selain itu juga dalam hal penyaluran wakaf, BNI Syariah telah mempersiapkan Platform wakaf Hasanah untuk memudahkan para wakif dalam menyalurkan wakafnya. Sekitar 30 Nadhir telah bergabung di Wakaf Hasanah seperti Dompet Dhuafa, Rumah Yatim, dan Daarut Tauhid.

Baca Juga: Penampakan dan Suasana Konser Orkestra Era COVID-19, Ruangan Kosong dan Hening

“Sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah senantiasa berkomitmen untuk dapat memberikan solusi yang hasanah bagi masyarakat dalam aktifitas dengan lebih mudah, termasuk dalam pembukaan rekening online,” katanya.

Lebih lanjut pada kesempatan tersebut, Zen mengemukakan, menghadapi dampak Covid-19 ini, BNI Syariah mengarahkan sasaran ekspansi pembiayaannya kedalam untuk beberapa kategori seperti Yang Tidak Terdampak Covid 19 atau termasuk kedalam kelompok High Opportunity, Terdampak Covid 19, namun dinilai mampu mengalami Recovery dalam waktu singkat serta Sektor yang diuntungkan dengan adanya Wabah Covid 19.

Baca Juga: Laut Selatan ‘Murka’, Nelayan Ujung Genteng Rugi Ratusan Juta Rupiah

“Tidak sedikit nasabah yang ikut terkapar dengan kondisi ini, Kami BNI Syariah tidak ingin membiarkan nasabah terkapar dengan dampak covid ini kami ingin membantu nasabah untuk bangkit bersama,” katanya. ***

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X