Lingkaran Industri Negeri Tirai Bambu Memburuk, Pakar: Tiongkok akan Jadi 'Cangkang Kosong'

- 18 Mei 2020, 10:22 WIB
Ilustrasi Pabrik /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Virus corona menjadi momok bagi banyak negara secara global dan telah menjadi katalis bagi perusahaan internasional untuk mempercepat penarikan diri dari Tiongkok.

Beberapa negara bersedia berinvestasi besar untuk membantu industri mereka keluar dari pasar Tiongkok.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Epochtimes, para ahli percaya bahwa rantai pasokan dan industri perusahaan di berbagai negara keluar, maka Tiongkok hanya akan menjadi 'cangkang kosong'.

Baca Juga: Suami Indira Kalistha Tak Penuhi Ajakannya Bertemu, dr. Tirta: Semua Berakhir Kalau Lu Nggak Nantang

Dalam 10 tahun terakhir, lingkaran pasar di Tiongkok telah memburuk dengan cepat, perusahaan dari berbagai negara telah mengirimkan pabrik mereka ke negara lain dan terus mencari lingkungan investasi alternatif lainnya.

Dari rantai pasokan Apple, 20 persen pindah ke India dan 30 persen dari kapasita produksi headset nirkabel Airpod ditransfer ke Vietnam.

Seorang profesor di Institut Penelitian Regional Tiongkok-Asia Pasifik di Universitas Sun Yat-sen di Taiwan, Guo Yuren, menganalisis bahwa sejak perang perdagangan dengan Amerika Serikat pada tahun 2018, banyak dana asing telah ditarik dari Tiongkok dan dipindahkan ke Vietnam serta negera-negara Asia Tenggara lainnya.

Baca Juga: Penjual Jalangkote Korban Bullying di Sulawesi Selatan Mendapatkan Bantuan Sepeda dan Sembako

Dalam hal industri tradisional, efek divestasi dan pemindahan pesanan telah bergejolak selama perang perdagangan AS-Tiongkok, bahkan sebelum COVID-19 dan gelombang evakuasi muncul.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: epochtimes


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X