Indonesia Diprediksi Menjadi Salah Satu Kiblat Ekosistem Blockchain di Asia Tenggara

- 15 Mei 2020, 21:03 WIB
ILUSTRASI teknologi kecerdasan buatan (AI).* /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu pusat terkemuka dari ekosistem blockchain di Asia Tenggara.

Tentunya jika didukung dengan adopsi teknologi yang cepat, pertumbuhan ekonomi yang kuat serta populasi terbesar keempat di dunia

Demikian dikatakan Pendiri dan CEO Binance Changpeng Zhao (CZ) melalui pers rilis, Jumat 15 Mei 2020.

 Baca Juga: BERITA BAIK, Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Bandung Lampaui Angka Kematian

"Investasi kami di Tokocrypto memungkinkan kami untuk mengeksplorasi bersama peluang baru yang menarik untuk pasar Indonesia bersama mitra lokal yang telah teregulasi untuk menghadirkan kebebasan dalam hal keuangan," katanya.

Co-Founder dan CEO Tokocrypto Pang Xue Kai mengatakan Tokocrypto, pedagang aset kripto  berhasil mendapatkan keberhasilan investasi dari Binance.

Binance merupakan perusahaan blockchain global. Investasi tersebut menjadi penegasan kepercayaan dari pemimpin pasar aset kripto secara global terhadap potensi blockchain ekosistem di Indonesia yang sangat menjanjikan. 

 Baca Juga: Penggunaan Air Meningkat Selama Pandemi Covid-19, PDAM Tirtaraharja Imbau Pelanggan Bijak

"Investasi dari Binance tersebut akan digunakan untuk menghadirkan dan meningkatkan layanan terbaik dari Tokocrypto di pasar Indonesia, serta mempercepat visi kami dalam menghadirkan ekosistem keuangan terbuka melalui teknologi blockchain," katanya 

 Termasuk, lanjutnya, menghadirkan inisiatif-inisiatif baru dalam hal edukasi blockchain di Indonesia, serta ekspansi secara nasional, seperti Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Balikpapan, dan lainnya.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X