Selasa, 26 Mei 2020

Pasar Kembali Bergairah, Rupiah Hari Ini 15 Mei 2020 Ditutup Positif

- 15 Mei 2020, 17:43 WIB
ILUSTRASI kurs rupiah hari ini.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT – Pelonggaran kebijakan lockdown di Jerman mempengaruhi nilai tukar rupiah hari ini, Jumat, 15 Mei 2020, menguat.

Selain itu terdapat optimisme perekonomian, karena menurut analisa Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, pasar kembali bergairah.

Antara melaporkan, nilai tukar (kurs) rupiah hari ini, yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat 25 poin.

Baca Juga: Kapolda Tegaskan Mudik Tetap Dilarang Meskipun PSBB Jabar Selesai

Tepatnya menguat 0,17 persen menjadi Rp 14.860 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.885 per dolar AS.

"Pasar kembali bergairah, menyusul ekspektasi pelonggaran karantina wilayah atau lockdown di Benua Biru tidak berujung pada lonjakan jumlah kasus penderita COVID-19," kata Ibrahim, di Jakarta, Jumat.

Angka penularan COVID-19 di Jerman dilaporkan masih terjaga jelang pemberlakuan pelonggaran lockdown.

Baca Juga: Seorang Pedagang Kembali Dinyatakan Reaktif Covid-19 di Karawang, Kali Ini di Pasar Rengasdengklok

Sentimen lainnya rilis data dari Tiongkok, output industri pada April dilaporkan tumbuh 3,9 persen (yoy). Hal tersebut tentunya memberikan harapan perekonomian global bisa segera bangkit setelah pandemi COVID-19 berhasil diredam.

Sementara itu bank sentral AS Federal Reserve menyatakan walaupun tidak akan menerapkan suku bunga negatif, namun akan kembali menggelontorkan stimulus tak terbatas.

Menurut The Fed, walaupun ekonomi sudah kembali berjalan pasca-lockdown sebelumnya, masih butuh waktu cukup lama untuk pemulihan ekonomi AS. Oleh karena itu, The Fed masih terus waspada dalam mengantisipasi pertumbuhan ekonomi AS setelah pandemi COVID-19 berakhir.

Baca Juga: Buka-bukaan pada Aa Gym, Hotman Paris Ceritakan soal Kemewahan Dunia: Semua Berakhir Juga

Dari domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia defisit 350 juta dolar AS pada April 2020, berbanding terbalik dari Maret 2020 yang surplus 743 juta dolar AS.

Jika diakumulasi, neraca perdagangan pada Januari-April 2020 tercatat surplus sebesar 2,25 miliar dolar AS.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi Rp 14.875 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.860 per dolar AS hingga Rp 14.903 per dolar AS.

Sementara itu kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan rupiah melemah menjadi Rp 14.909 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.946 per dolar AS.***

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X