Senin, 25 Mei 2020

Menperin Ancam Cabut Izin Operasional jika Industri Tak Patuh Protokol Kesehatan

- 10 Mei 2020, 15:54 WIB
MENTERI Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.* /ANTARA FOTO

PIKIRAN RAKYAT – Menteri Perindustruan Agus Gumiwang Kartawasasmita mengancam akan mencabut izin operasional perusahaan dan mobilitas industri (Iomki) jika tidak patuh terhadap protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19. 

Sejak surat edaran terbit, terdapat 6.375 yang mendapatkan Iomki dan mengirimkan laporan mingguan.

Agus mengatakan, dirinya memonitor kepatuhan industri  yang mendapatkan Iomki selama Pembatasan Berskala Besar (PSBB).

Baca Juga: Wali Kota Tasikmalaya Sebut Ada 3 Mekanisme Bantuan Sosial saat Pelaksanaan PSBB

Hal ini agar industri yang memegang Iomki dapat menjalankan aktivitas industri dengan terus mengedepankan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Menurut Agus, Kementerian Perindustrian mewajibkan perusahaan yang berproduksi di masa kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19 untuk menaati protokol kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan kegiatan. Hal ini seperti tertuang pada Surat Edaran Menteri Perindustrian No.4 Tahun 2020.

Sedangkan untuk menjamin kepatuhan industri dalam menjalankan protokol kesehatan di lingkungan pabrik, Kementerian Perindustrian telah menerbitkan Surat Edaran No. 8 Tahun 2020 tentang Kewajiban Pelaporan Bagi Perusahaan Industri dan Perusahaan Kawasan yang memiliki IOMKI.

 Baca Juga: Cek Fakta: Tersiar Pesan Berantai Klaim Pasar Krisna Sidoarjo Tutup karena Pedagang Positif Corona

“Selama masa PSBB, kami wajibkan perusahaan industri yang memiliki IOMKI untuk memberikan pelaporan secara online seminggu sekali,” kata Agus dalam keterangan tertulus, Minggu 10 Mei 2020.

Dia mengatakan, pihaknya akan mencabut IOMKI perusahaan yang tidak menjalankan protokol kesehatan maupun yang tidak melaporkan aktivitasnya. Sejak surat edaran terbit, telah terdapat 6.375 perusahaan yang mengirimkan laporan mingguan, sebagian besar berlokasi di wilayah PSBB.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X