Selasa, 26 Mei 2020

Rupiah Hari Ini Menguat, Kurs Dolar AS Jatuh Tersungkur Suku Bunga Fed

- 30 April 2020, 09:33 WIB
ILUSTRASI kurs rupiah hari ini.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Nilai tukar (kurs) rupiah hari ini, Kamis, 30 April 2020, kembali bergerak menguat.

Kabar rupiah menguat terjadi juga kemarin, Rabu, 29 April 2020.

Hari ini, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak menguat 155 poin atau 1,01 persen menjadi Rp 15.140 per dolar AS.

Sementara sebelumnya Rp 15.295 per dolar AS.

Baca Juga: Studi: Terlalu Obsesi Makan Sehat Ternyata Buat Seseorang Sulit Kendalikan Emosi

Antara melansir, Dolar AS jatuh terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Federal Reserve membiarkan suku bunga tidak berubah.

Fed mengulangi janji untuk melakukan apa yang diperlukan guna menopang perekonomian yang telah terpukul oleh penutupan bisnis karena virus corona baru.

"Federal Reserve berkomitmen untuk menggunakan berbagai alat guna mendukung ekonomi AS di masa yang penuh tantangan ini, dengan demikian mendorong lapangan kerja maksimum dan tujuan stabilitas harga," kata bank sentral dalam sebuah pernyataan di akhir pertemuan kebijakan dua hari.

Baca Juga: Terkait Eksperimen Remdesivir Sebagai Obat Covid-19, Pejabat WHO Enggan Komentar

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,32 persen menjadi 99,544, tetapi bertahan di atas terendah dua minggu di 99,44 yang dicapai pada Selasa 28 April 2020.

"Mereka tentu tidak ingin mengecewakan seseorang. Mereka berusaha keras untuk mengatakan bahwa mereka akan terus melakukan apa yang mereka lakukan," kata Marvin Loh, ahli strategi makro global senior di State Street Global Markets.

Dolar telah melemah lebih dari tiga persen setelah mencapai puncak lebih dari tiga tahun di 102,99 pada akhir Maret ketika bank sentral global meluncurkan langkah-langkah stimulus besar-besaran untuk melindungi ekonomi dari pandemi virus corona.

Baca Juga: Bulan Mei 2020 akan Menjadi Bulan Terburuk untuk 3 Zodiak Berikut

Pernyataan The Fed muncul setelah data sebelumnya pada Rabu (29/4/2020) menunjukkan bahwa ekonomi AS mengalami kontraksi pada kuartal pertama.

Departemen Perdagangan mengatakan produk domestik bruto turun pada tingkat tahunan 4,8 persen pada periode Januari-ke-Maret setelah berkembang pada tingkat 2,1 persen dalam tiga bulan terakhir 2019.

Reaksi dolar terhadap data itu tidak "besar," tetapi "Saya pikir itu akan menuangkan air dingin di atas harapan pemulihan bentuk-V. Dan saya pikir itu juga memvalidasi kekhawatiran bahwa pertumbuhan kuartal kedua bisa sejalan dengan beberapa perkiraan lebih buruk dari kontraksi 40 persen,” kata Joe Manimbo, analis pasar senior di Western Union Business Solutions di Washington.***

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X