Kamis, 28 Mei 2020

Bank Sentral Prancis: Ekonomi Menyusut 6 persen di Q1 akibat COVID-19

- 8 April 2020, 20:40 WIB
BANK sentral Prancis mengatakan bahwa dalam dua minggu terakhir bulan Maret, ketika krisis virus corona semakin dalam, aktivitas ekonomi anjlok 32 persen.* /AFP/BERTRAND GUAY

PIKIRAN RAKYAT - Dalam kinerja terburuknya sejak tahun 1945, ekonomi Prancis menyusut sekitar 6 persen pada kuartal pertama di tahun ini semenjak pandemi virus corona.

Bank sentral Prancis mengatakan pada Rabu 8 April 2020, selama COVID-19 mewabah, virus ini telah membasmi aktivitas bisnis di Prancis.

Angka resmi menunjukkan sebelumnya bahwa ekonomi menyusut 0,1 persen dalam tiga bulan terakhir di tahun 2019, yang berarti bahwa dengan dua kuartal berturut-turut pertumbuhan negatif. Negara ini pun sekarang secara teknis sedang dalam resesi.

Baca Juga: Dampak COVID-19, Peternak di Palabuhanratu Terpaksa Jual Murah Ayamnya Rp 10.000 per Ekor

Bank sentral Prancis mengatakan bahwa dalam dua minggu terakhir pada bulan Maret 2020, ketika krisis virus corona semakin dalam dan meluas, aktivitas ekonomi bahkan anjlok hingga 32 persen.

"Anda harus kembali ke kuartal kedua 1968, yang terkena Mei (pergolakan politik), untuk menemukan penurunan aktivitas yang serupa," kata salah satu pihak Bank sentral Prancis sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari AFP.

Ia menambahkan, bahkan pada tahun itu penurunannya adalah 5,3 persen. 

Baca Juga: Emas Milik Lansia di Palabuhanratu Raib, Kena Tipu dengan Modus Beri Bantuan Corona

Bank sentral Prancis mengharapkan, setiap dua minggu selama negara itu dikunci oleh virus aktivitas ekonomi hanya menyusut 1,5 persen saja. 

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: AFP


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X