Kamis, 28 Mei 2020

Gojek Bersama BPBD Lakukan Penyemprotan Disinfektan Kendaraan Mitra

- 7 April 2020, 16:03 WIB
PENYEMPROTAN disinfektan kepada kendaraan mitra.* /Yulistyne Kasumanigrum/

PIKIRAN RAKYAT - Demi mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19), Gojek Jawa Barat dan Banten bekerja sama dengan berbagai institusi seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan penyemprotan kendaraan menggunakan cairan disinfektan kepada kendaraan GoCar dan motor mitra GoRide secara bertahap.

Upaya tersebut ditujukan untuk mengukuhkan pelayanan prima Gojek dalam menyediakan mobil GoCar yang higienis. Dengan penyemprotan disinfektan gratis bagi kendaraan Mitra berikut juga helmnya, untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk konsumen.

VP Regional Gojek Jawa Barat dan Banten Becquini Akbar mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 merupakan keadaan yang sulit. Namun, Gojek tetap berusaha agar produk dan layanan yang dihadirkan dapat memudahkan masyarakat dan menjadi solusi untuk saat sekarang. 

Baca Juga: Siapkan RS Darurat COVID-19, Erick Thohir: Mampu Tes 1.300 Sampel Virus Corona per Hari

“Tentunya solusi yang dihadirkan melalui produk dan layanan Gojek juga telah melalui berbagai upaya pencegahan Covid-19. Selain itu, Gojek juga mendukung para mitranya untuk mencapai kondisi kesehatan yang optimal agar mitra dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” katanya melalui keterangan pers, Selasa, 7 April 2020.

Selain melakukan penyemprotan disinfektan, Gojek juga membagikan paket berupa masker, hand sanitizer, dan vitamin di 18 kota di wilayah Jabar dan Banten, termasuk diantaranya Bandung, Karawang, Sukabumi, Serang, Cirebon hingga Tasikmalaya, selama periode 24 Maret hingga 3 April 2020. 

Gojek juga berkolaborasi dengan Explore! dan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk membagikan masker dan hand sanitizer kepada para mitra Gojek di kota Bandung. Kolaborasi ini dilakukan sehingga lebih banyak mitra yang dapat menerima paket berisi masker, hand sanitizer, maupun vitamin. 

Baca Juga: Di Tengah Pandemi Corona, Robot Gantikan Mahasiswa Jepang dalam Acara Kelulusan

Lebih lanjut, dia mengatakan, meskipun telah dilakukan pembagian masker dan berbagai paket untuk menjaga kesehatan dan kebersihan para mitra, melihat ketersediaan alat-alat kesehatan, terutama masker, semakin langka. Padahal masker merupakan salah satu alat perlindungan diri  yang paling dibutuhkan untuk meminimalisir risiko penularan, terutama bagi mereka yang masih memiliki mobilitas tinggi seperti para mitra yang jumlahnya mencapai jutaan orang. 

Untuk mengatasi kondisi kekurangan masker tersebut, Gojek mendapatkan izin impor masker dari BNPB dan Kementerian Kesehatan untuk mitra driver, sehingga tidak mengganggu ketersediaan dan alokasi produksi masker dan alat-alat kesehatan lain di Indonesia, yang saat ini dialokasikan sepenuhnya untuk kebutuhan rumah sakit. 

Baca Juga: Hujan Mengguyur Dua Hari Berturut-turut, Sawah Siap Panen Tertimbun Longsor

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih telah mendapatkan izin impor masker dari Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh BNPB selaku Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Kementerian Kesehatan. Gojek merupakan perusahaan on-demand pertama yang mendapatkan izin impor ini. Diberikannya izin impor masker ini akan memastikan tidak terganggunya ketersediaan dan produksi masker dan alat-alat perlindungan diri lain di Indonesia yang saat ini dialokasikan sepenuhnya untuk kebutuhan rumah sakit dan tenaga kesehatan,” ujar Komisaris Utama Gojek Garibaldi Thohir.

Gojek akan mendonasikan masker impor tersebut kepada Yayasan Anak Bangsa Bisa yang akan dialokasikan bagi mitra driver Gojek dan disumbangkan kepada Pemerintah untuk para tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan Covid-19. ***

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X