Rabu, 27 Mei 2020

Kasus Virus Corona di Negaranya Turun, Ribuan Pabrik Masker Ekspor Jadi 'Mesin Cetak Uang' Tiongkok

- 27 Maret 2020, 17:00 WIB
MASKER.* /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Saat pandemi virus corona atau COVID-19 yang berasal dari Tiongkok mulai menyebar ke berbagai negara, ribuan pabrik di Tiongkok dengan gesit memproduksi masker untuk keperluan ekspor.

Sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari AFP, pada puncak wabah di awal Februari 2020 kemarin, perusahaan di Tiongkok mampu membuat pabrik masker baru dalam waktu 11 hari.

Pabrik dengan lima jalur produksi di timur laut Tiongkok, memproduksi masker N95 yang saat ini tengah banyak dibutuhkan oleh masyarakat global saat infeksi virus corona melonjak.

Baca Juga: PT LIB Apresiasi Klub yang Memodifikasi Program Selama Liga 1 Libur Karena Virus Corona

Saat penyebaran virus corona di Tiongkok menurun, seorang yang sebelumnya bekerja di bidang farmasi ini mendapatkan untung yang sangat besar dari mengekspor masker ke Italia.

Dimana saat ini, Italia memiliki jumlah korban meninggal akibat virus corona terbesar di dunia dan mengalahkan Tiongkok.

Dalam dua bulan pertama di tahun ini, sebanyak 8.950 produsen baru memproduksi masker di Tiongkok dan berlomba-lomba untuk mengisi permintaan global.

Baca Juga: Viral Kalung Antivirus Corona dapat Tangkal COVID-19, Simak Penjelasan Ilmiah dari Ahli Patologi

"Pabrik masker ini adalah mesin pencetak uang bagi kami," ujar salah satu penjual masker N95 di Kota Dongguan, Provinsi Shi Xinghui, Tiongkok.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: AFP


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X