Imbas Corona, Analis Prediksi Harga Minyak Dunia akan Turun 10 Dolar AS per Barel

- 26 Maret 2020, 14:35 WIB
ILUSTRASI produksi minyak bumi.* /ANTARA FOTO

PIKIRAN RAKYAT - Arab Saudi bersiap meningkatkan produksi bahan bakar fosil ketika permintaan global justru sedang mengalami penurunan akibat pandemi COVID-19 atau virus corona.

Hal tersebut menyebabkan tangki penyimpanan minyak dunia berpotensi kehabisan ruang untuk menyimpan minyak.

Industri perminyakan pun diprediksi akan terus memproduksi minyak mentah dalam minggu bahkan bulan-bulan mendatang.

Baca Juga: Pulang dari Jakarta, Anak 4 Tahun Positif Corona dan Diisolasi di RSUD Cilacap

Tingkat penyimpanan minyak di dunia telah naik sekitar tiga perempat sejak penutupannya pada Januari. Saat kilang utama di pusat industri Tiongkok membendung wabah virus corona.

loading...

Menurut analisis di konsultan energi Rystad Energy, Thomas Liles, Kanada dalam beberapa hari kedepan memiliki potensi kehabisan ruang untuk menyimpan produksi minyak domestiknya dan seluruh dunia pun diprediksi akan mengalami hal yang sama.

Para analisis memperkirakan Kanada Barat perlu mengendalikan produksi sekitar 400.000 barel minyak per harinya di akhir bulan ini.

Baca Juga: Cegah Penularan Virus Corona, Atep Imbau Masyarakat Tetap di Rumah

"Yang memperparah situasi adalah dari penurunan curam dalam ekspor minyak mentah tahun ini.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: The Guardian


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X