Selasa, 31 Maret 2020

Cegah Covid-19, Pengusaha Tekstil Sediakan Line Khusus untuk Produksi Masker Non Medical Grade

- 25 Maret 2020, 15:54 WIB
ILUSTRASI masker.* /CANVA

PIKIRAN RAKYAT - Demi memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat akan masker untuk menekan penyebaran virus corona, pengusaha tekstil menyumbang kain yang dimiliki untuk diproduksi menjadi masker.

Selain itu sebagian dari line produksinya diubah, khusus untuk memproduksi masker.

Sekretaris Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Barat Rizal Tanzil mengatakan, pada intinya saat ini seluruh pengusaha tekstil, dari hulu ke hilir, telah berkomitmen untuk membantu pemerintah. Khususnya membantu menyediakan kebutuhan masker dan Alat Pelindung Diri (APD) yang melonjak tajam seiring merebaknya pandemi Covid-19.

Baca Juga: Komisi V DPRD Jabar Sesalkan Kurangnya Koordinasi Rapid Test Masif

“Pemerintah melalui  PMI, kebutuhan masker sangat mendesak. Oleh karena itu pengusaha tekstil melalui API mencoba membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Diantaranya dengan menyiapkan 1 juta masker yang disumbang untuk PMI,” katanya Rabu, 25 Maert 2020.

Langkah tersebut juga disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pan Brothers Tbk Anne Patricia Sutanto. Ia mengatakan, API sanggup dan berkomitmen kepada rakyat Indonesia untuk bisa menyuplai masker, APD, dan juga berkomitmen untuk bekerja sama dari hulu ke hilir, dari benang sampai ke barang jadi.

Baca Juga: Kirim Bantuan untuk Tenaga Medis, Baim Wong: Ingin Rasanya di Samping Kalian

Masker yang diproduksi tersebut merupakan masker non medical grade, karena untuk kebutuhan medis ada spesifikasi tertentu yang harus dipenuhi. Namun demikian, masker yang diproduksi tersebut dipastikan anti air dan anti angin. Bahan baku yang digunakan pun merupakan produksi industri domestik.

loading...

"Kita men-switch sebagian produksi kita untuk masker yang dibutuhkan masyarakat pada umumnya maupun APD-APD non medical grade, kita memastikan itu anti air dan anti angin," ucapnya saat teleconference, Senin 23 Maret 2020.

Baca Juga: Stok Darah PMI Kota Bandung Menyusut Drastis Imbas Virus Corona

Anne menambahkan, langkah tersebut diambil karena pihaknya ingin kebutuhan masker di masyarakat dapat terpenuhi serta tidak ada lagi tenaga medis yang bertugas didepan menjadi korban karena ketiadaan APD dan masker yang layak.

“Untuk saat ini omset tak lagi penting bagi pebisnis. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana kita bisa semua bisa selamat dan melewati wabah ini. Kita tidak ingin ada satu anggota pun yang hilang karena wabah Covid-19 ini,” katanya. 

Baca Juga: Hari Raya Nyepi Jadi Momentum Spiritual, Rohani dan Jasmani di Tengah Ketakutan Wabah Corona

Ketua Umum API Jemmy Kartiwa mengatakan, pihaknya telah mendonasikan sebanyak 1 juta masker secara gratis kepada Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X