BRI Bentuk Pusat Komando, Langkah Mitigasi Hadapi Bencana Covid-19

- 22 Maret 2020, 19:59 WIB
ILUSTRASI COVID-19.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Bank BRI telah menentukan sejumlah langkah terukur dalam penanggulangan dampak bencana Covid-19 ini, salah satunya dengan mengaktifkan protokol Business Continuity Management (BCM). 

Salah satu bentuk implementasi BCM adalah diaktifkannya pusat komando atau Banking Command Center BRI yang mulai dioperasikan sejak awal Maret 2020.

"Operasional pusat komando ini rencananya akan beroperasi selama 24 jam mengikuti perkembangan isu terkait Covid-19, namun minggu ini masih mencoba dengan jam operasional perbankan dari pukul 7.30 hingga 19.00," kata Corporate Secretary Bank BRI Amam Sukriyanto dalam siaran pers di Jakarta, Minggu 22 Maret 2020.

 Baca Juga: PDP Covid-19 Meninggal di Yogyakarta Belum Terkonfirmasi Positif Corona, Miliki Riwayat Kontak dengan WNA New Zealand

Seperti diketahui, saat ini pemerintah telah menetapkan masa tanggap darurat bencana Covid-19 hingga 29 Mei 2020 mendatang.

Sejalan dengan itu, sejumlah pemerintah daerah telah mengambil sikap untuk menetapkan masa tanggap bencana, seperti Jakarta yang menetapkan tanggap bencana selama 14 hari kalender sejak tanggal 21 Maret 2020. 

Amam juga mengatakan, BRI mengarahkan semua koordinasi prosedur operasional bisnis selama masa darurat Covid-19 dilakukan terpusat oleh Banking Command Center ini, hingga masa yang akan ditentukan kemudian.

 Baca Juga: Update: Penangguhan Liga 1 Resmi Diperpanjang, Begini Reaksi Pelatih Persib Robert Alberts

Dalam pusat komando ini, BRI memonitor berbagai indikator kinerja baik operasional maupun keuangan, dan termasuk di dalamnya beberapa indikator risiko market (nilai tukar, suku bunga, pasar uang, komoditas, saham, dan obligasi), sehingga diharapkan penentuan langkah mitigasi risiko dilakukan dengan lebih terukur, terorganisir dan komprehensif. 

"Kami akan terus mengkordinasikan berbagai dampak yang mungkin timbul, meliputi pertimbangan kebijakan-kebijakan (policy) terkait hubungan dengan nasabah, operasional bisnis, serta pengelolaan human capital. Kami ingin semua aspek dapat diamankan dan kami yakin kita semua mampu melewati semua ini, " urai Amam.***

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X