Kamis, 9 April 2020

UMKM Fashion Jawa Barat Terpukul Wabah Covid-19

- 19 Maret 2020, 10:26 WIB
SALAH satu UMKM Jawa Barat, di Jalan Bengawan, Kota Bandung.* /GITA PRATIWI/PR

PIKIRAN RAKYAT – Wabah Covid-19 turut memukul sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM), khususnya fashion. Sejak ditemukan adanya kasus positif Covid-19, permintaan konsumen anjlok signifikan.

Demikian diungkapkan Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Jawa Barat (Jabar), Iwan Gunawan, di Bandung, Rabu, 18 Maret 2020. Padahal, menurut dia, biasanya puncak permintaan produk fashion terjadi sejak beberapa bulan menjelang Ramadan.

"Momen menjelang dan selama Ramadan adalah harapan utama pelaku UMKM fashion untuk menutup sepinya permintaan di hari lain," katanya.

 Baca Juga: Hand Sanitizer Produk UIN Bandung Dibagikan untuk Pengurus Masjid di Bandung Timur

Untuk saat ini, menurut dia, masyarakat lebih memprioritaskan pemenuhan bahan kebutuhan pokok dan produk kesehatan. Persiapan fashion Lebaran belum menjadi prioritas masyarakat.

"Untuk produk saya misalnya, permintaan distributor anjlok. Sejak awal bulan ini sampai sekarang saja, pemasukan belum mencapai 25% kondisi normal atau dengan kata lain anjlok lebih dari separuhnya," ujar Iwan.

Kondisi serupa, menurut dia, dialami sejumlah pelaku UMKM fashion lain, baik yang berbasis online maupun offline. Bahkan, sejunlah UMKM kuliner berbasis online juga mengalami penurunan permintaan.

 Baca Juga: Wakil Ketua DPR RI Nilai Penanganan Virus Corona Pemerintah Lambat

"Ada kekhawatiran di tengah masyarakat terkait rantai pengiriman dan proses produksi. Kalaupun ada yang permintaanya meningkat, umumnya adalah masker, suplemen vitamin, dan handsanitizer yang bukan produk UMKM," kata Iwan.

Dalam kondisi tersebut, menurut dia, pelaku UMKM harus pandai-pandai mengatur cashflow usahanya. Sebisa mungkin menagih piutang yang masih ada di luar dan menangguhkan kewajiban pembayaran utang.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X